Angka Perceraian di Kepahiang Tinggi, Bupati Zurdinata: Harus Ditekan Sejak Dini!
Angka Perceraian di Kepahiang Tinggi, Bupati Zurdinata: Harus Ditekan Sejak Dini!--Reka Fitriani
Radarkepahiang.id - Bupati Kepahiang H. Zurdinata, S.Ip menyebutkan jika angka perceraian di Kabupaten Kepahiang cukup tinggi. Tahun 2024 saja, tercatat sebanyak 400an lebih pasangan yang memutuskan untuk bercerai.
BACA JUGA:Dana Pusat Belum Turun, Pelaksanaan untuk SPPG di Kepahiang Baru Siap Lahan
BACA JUGA:Belum Disetujui Pemkab Kepahiang, PDAM Tunda Kenaikan Tarif Air Bersih
Dengan demikian, Pemerintah Kabupaten Kepahiang berupaya untuk menekan angka perceraian sejak dini dengan berbagai program, mulai dari peningkatan layanan mediasi, program peningkatan kesejahteraan keluarga, advokasi pencegahan pernikahan dini.
"Pernikahan dini sering kali menjadi salah satu pemicu masalah rumah tangga yang berujung pada perceraian," kata Bupati.
BACA JUGA:Gawat! Baru Naik Harga Kopi di Kepahiang Sudah Mulai Turun Lagi
BACA JUGA:Terbukti Membayar, Ini 5 Aplikasi Penghasil Saldo DANA Gratis
Pemerintah Kabupaten, kata Bupati, melakukan berbagai upaya , diantaranya membangun kolaborasi dengan berbagai pihak di semua tingkatan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Antara lain menggandeng Kantor Kementerian Agama yang ikut mengedukasi masyarakat sampai ke tingkat desa dan kelurahan.
BACA JUGA:Ketersediaan Vaksin Rabies di Kepahiang Tak Sebanding Dengan Populasi HPR
BACA JUGA:Tegas Sekda Kepahiang Larang Pejabat DL, Begini Alasannya!
"Masyarakat harus diberikan pendampingan psikologis, konseling tentang kematangan emosi, kematangan sosial, pengetahuan tentang hak dan kewajiban suami istri, kesiapan ekonomi keluarga, pemahaman kesehatan reproduksi, dan pemahaman pola asuh anak," ujar Bupati.
BACA JUGA:Skema Kerja PPPK Paruh Waktu, Gaji Sesuai UMP Daerah!
BACA JUGA:Berkolaborasi, Pemdes Harus Berperan Tekan Angka Pernikahan Dini
Sumber:










