Sudah 2 Hari Sampai, Pesanan Ribuan Butir Pil Samcodin Ternyata Tidak Diambil Pengordernya

Sudah 2 Hari Sampai, Pesanan Ribuan Butir Pil Samcodin Ternyata Tidak Diambil Pengordernya

Sudah 2 Hari Sampai, Pesanan Ribuan Butir Pil Samcodin Ternyata Tidak Diambil Pengordernya--Jimmy Mayhendra

Sudah 2 Hari Sampai, Pesanan Ribuan Butir Pil Samcodin Ternyata Tidak Diambil Pengordernya

RK ONLINE - Hingga Kamis 25 April 2024, Satreskrim Polres Kepahiang Polda Bengkulu masih terus melakukan penyelidikan terhadap ribuan butir pil Samcodin yang ditemukan di gudang tempat jasa pengiriman barang online, Ninja Express, Desa Taba Tebelet Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu.

BACA JUGA:Siapkan Ijazah! Ini Daftar Formasi CPNS 2024 Khusus Untuk Lulusan SMA Sederajat

Penyelidikan dilakukan guna mengungkap siapa sebenarnya pengorder yang memesan ribuan butir pil Samcodin ini dan akan digunakan untuk kepentingan apa. 

Sembari proses penyelidikan yang saat ini masih berlangsung, BPOM Rejang Lebong yang juga ikut turun langsung ke lokasi memastikan bahwa paket pil Samcodin ini, telah tiba di Kabupaten Kepahiang sejak 2 hari yang lalu. Namun fakta lapangan menunjukan kalau sampai detik ini, tidak ada satupun pihak yang datang untuk menjemput atau mengambil pesanan tersebut.

BACA JUGA:Wacana Pasar Kuliner Jadi Lahan Relokasi PKL, Dalos: Suka Tidak Suka, Pindah!

PPNS Loka Pemeriksaan BPOM Rejang Lebong, Muhammad Ghana Imansyah menerangkan bahwa sampai saat ini pihaknya masih belum mengetahui, apa yang menjadi penyebab pesanan tersebut tidak kunjung diambil oleh pembelinya. 

Namun menurutnya, berdasarkan informasi dari petugas Ninja Express, ribuan pil ini sudah tiba sejak 2 hari lalu dan sampai dengan hari ini, belum ada satu orang pun yang datang ke gudang atau kantor Ninja Express untuk mempertanyakannya.

BACA JUGA:Barang Milik UMKM Ditemukan di Rumah Kreatif BUMN, Nanda: Kok Bisa Ada di Sini?

"Paket ini (pil Samcodin) tiba sejak 2 hari yang lalu, memang tempat tujuannya di Kabupaten Kepahiang. Namun yang jelas sampai saat ini masih tanda tanya, siapa pemiliknya dan kenapa paket tersebut tidak diambil," ujar Ghana.

Sementara itu Ghana juga menerangkan bahwa, sedikitnya ada 7 orang yang diduga telah memesan pil Samcodin ini. Kendati demikian tidak diketahui apakah 7 orang pemesan ini saling berkaitan atau tidak.

BACA JUGA:Barang Milik UMKM Ditemukan di Rumah Kreatif BUMN, Nanda: Kok Bisa Ada di Sini?

"Kalau dari informasi yang kita dapatkan, ribuan paket pil Samcodin ini adalah pesanan dari 7 pemesan melalui jejaring online. Hanya saja kita tidak tahu, apakah semuanya saling berkaitan atau tidak," lanjutnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa, bersama BPOM Rejang Lebong, Kamis 25 April 2023 Unit Tipidter Satreskrim Polres Kepahiang, Polda Bengkulu, berhasil mengamankan ribuan butir pil Samcodin. 

Sumber: