Fokus Pajak Kendaraan

Fokus Pajak Kendaraan

DOK/RK : Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Drs. Hamka Sabri, M.Si--

RK ONLINE - Dalam penyampaian pengantar nota keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Bengkulu Tahun Anggaran 2023 ke DPRD Provinsi Bengkulu beberapa waktu lalu, dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) akan Pemprov Bengkulu akan fokus di sektor pajak kendaraan bermotor dan sektor pertanian. 

Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu,  Drs. Hamka Sabri, M.Si menerangkan, ada perbedaan dalam pengantar nota keuangan untuk APBD 2023 tersebut. Hal ini pascameredanya pandemi Covid-19. Pemprov kembali mengandalkan program-program yang sebelumnya untuk meningkatkan PAD.

"Kita akan berupaya penarikan dan pengaktifan sumber-sumber kita sebelum Covid-19. Dan pak gubernur telah berpesan tahun ini kita kembali seperti sebelum Covid-19, karena Covid-19 sudah melandai dan nyaris sudah tidak ada lagi. Jadi seluruh kegiatan Pemprov kita kembalikan tahun ini, termasuk peringatan HUT Provinsi Bengkulu," sampai Hamka.

Dalam meningkatkan PAD, ada dua sektor yang menjadi prioritas Pemprov, yakni sektor pajak kendaraan bermotor dan sektor pertanian. Kedua sektor ini difokuskan lantaran dalam 2 tahun adanya wabah Covid-19, dua sektor ini memberikan PAD dengan nilai yang cukup besar. 

 

BACA JUGA:Optimis Tercapai

 

"Kita akan lihat sektornya dan masih sektor BPKB, sektor pertanian. Sektor ini masih dominan untuk menambah PAD," lanjutnya.

Diketahui dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Provinsi Bengkulu Tahun Anggaran 2023, Pemprov Bengkulu memproyeksikan penerimaan daerah sebesar Rp 2,89 triliun. Sedangkan belanja daerah diproyeksikan sebesar Rp 2,97 triliun dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) diproyeksikan sebésar Rp 967.95 miliar.

Sumber: