Dokter Hewan

Dokter Hewan

DOK/RK : Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kepahiang, Hernawan, S.PKP--

RK ONLINE - Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kepahiang, Hernawan, S.PKP menyampaikan jika, saat ini Kabupaten Kepahiang masih kekurangan tenaga dokter hewan.

Sementara keberadaan dokter hewan dianggap penting untuk melindungi kehidupan kesehatan hewan, serta menghindari risiko yang ditimbulkan masuknya hama, penyakit, organisme yang datang dari luar. Terlebih kondisi saat ini hewan ternak di tengah ancaman penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). 

Menurut Hernawan, usulan penambahan tenaga dokter hewan oleh pihaknya saat ini tengah menunggu persetujuan pemerintah kabupaten. Lantaran sudah ada 2 tenaga dokter hewan yang mengajukan permohonan.

"Kita sudah mengajukan kebutuhan dokter hewan untuk menangani kesehatan hewan. Apalagi di tengah ancaman PMK saat ini," ujar Hernawan.

 

BACA JUGA:Poktan Harus Teregistrasi dan Berbadan Hukum

 

Kurangnya tenaga dokter hewan, sambung Hernawan, akan menimbulkan masalah ketika terjadi pandemi atau penyakit yang menyerang ternak. Terlebih jumlah peternak di Kabupaten Kepahiang juga cenderung meningkat populasinya setiap tahun. "Seperti penyakit menular penyakit mulut dan kuku yang masuk Kepahiang, dan menyerang hewan ternak, jelas membutuhkan dokter hewan," kata Hernawan.

Disisi lain, masih terdapat 97 ternak yang terkonfirmasi penyakit mulut dan kuku di Kabupaten Kepahiang. Mengenai hal ini lanjut Hernawan, saat ini masih dalam pengawasan dan pemantauan petugas kesehatan hewan. Disamping itu, para peternak juga diingatkan untuk selalu waspada terhadap hewan yang menularkan PMK seperti sapi, kerbau, kambing dan domba yang didatangkan dari luar daerah.

Sumber: