Gandeng Investor Lanjutkan Pembangunan Waterpark

Gandeng Investor Lanjutkan Pembangunan Waterpark

Sejumlah fasilitas Waterpark di Kabawetan Kabupaten Kepahiang--

RK ONLINE - Sempat mengandalkan rencana pinjaman daerah kepada Bank Bengkulu, saat ini untuk melanjutkan pembangunan Waterpark Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu terpaksa mencari alternatif lain.

 

Pasalnya tidak mampu diakomodir melalui APBD, pinjaman daerah yang batal karena terbentur regulasi memaksa Disparpora harus bekerja keras menggaet investor luar untuk melanjutkan pembangunan Waterpark yang ada di Kecamatan Kabawetan ini. Hnaya saja sampai saat ini, belum ada satupun investor yang melirik pembangunan Waterpark ini.

 

"Batalnya pinjaman daerah ke Bank Bengkulu secara otomatis berdampak kepada rencana melanjutkan pembangunan Waterpark di Kabawetan. Salah satu solusinya, kami akan menggandeng pihak ketiga untuk kerja sama pembangunan. Namun persoalannya, sampai sekarang belum ada yang mau," ujar Kepahiang, Tedy Adeba, ST, Kamis (18/8/22).

 BACA JUGA:4 ASN Batal Mutasi 105 Masih Tunggu SK

Menurut Tedy, untuk menuntaskan pembangunan Waterpark di Kabawetan seperti rencana pada awal pembangunan, setidaknya membutuhkan dana segar yang jumlahnya mencapai Rp 57 miliar. 

 

"Apakah karena nilainya besar menyebabkan belum ada pihak swasta yang mau, kita juga tidak tahu pasti. Yang jelasnya, kami akan 

menewarkan. Siapa tahu nanti ada yang mau berkerja sama," ungkapnya.

 

Lebih lanjut Tedy menuturkan, jika nantinya tidak ada investor yang ingin bekerja sama, hasil pembangunan Waterpark tahap I yang dikerjakan 2021 lalu dan menelan anggaran Rp 15 miliar, tetap akan dimanfaatkan. Dalam hal ini, Disparpora Kabupaten Kepahiang akan bekerja sama dengan penggiat wisata. 

 

"Mungkin di beberapa lokasi bangunan bisa kita buat lokasi foto selfie sehingga bisa menghasilkan PAD. Kita akan bekerjasama dengan para penggiat wisata yang ada," sampai Tedy.

Sumber: