SMAN 06 Kepahiang Ujian Sekolah Menggunakan Aplikasi Google Form

SMAN 06 Kepahiang Ujian Sekolah Menggunakan Aplikasi Google Form

RK ONLINE - Pandemi Covid-19 mengharuskan sistem belajar mengajar di sekolah dari sistem tatap muka berganti menjadi daring memanfaatkan IT (Informasi Teknologi). Selama menjalani belajar daring, digunakan SMA Negeri 06 Kepahiang Provinsi Bengkulu berinovasi dalam pelaksanaan ujian sekolah. Dengan menggunakan aplikasi Google Form. Kepala Sekolah SMAN 06 Kepahiang, Renni Yourneli, S.Pd.I, M.Pd, Selasa (30/03/2021) mengatakan, aplikasi google form digunakan untuk ujian sekolah setelah sebelumnya ada pelatihan google edukasi. "Sebelumnya kita pernah mengikuti pelatihan google education. Dari pelatihan yang diikuti waktu itu, kita berinovasi dalam pelaksanaan ujian sekolah secara online menggunakan aplikasi google form," sampai Renni. Lebih lanjut diterangkan, google form ini sama halnya dengan menggunakan sistem CBT (Computer Berbasis Test). Melalui uji coba sebanyak 4 gelombang di seluruh tahap ujian sekolah, penggunaan aplikasi google form berhasil untuk digunakan. "Kita sudah mencobanya sebanyak 4 gelombang. Dari setiap ujian yang kita laksanakan menggunakan google form ini, tidak ditemukan permasalahan apapun," lanjutnya. Dalam pengoperasiannya, setiap satu siswa akan diberikan ID dan Password yang berbeda - beda sehingga tidak dapat diakses oleh siswa lainnya. Proktor SMAN 06 Kepahiang, Syahadi, S.Mn, menjelaskan, banyak keuntungan diperoleh dari aplikasi google form ini. Seperti berkurangnya biaya foto copy. Kemudian, usai siswa melaksanakan ujian maka skor yang diperoleh bisa langsung ke luar. "Jadi tidak ada koreksi manual dari guru," kata Syahadi. Diakuinya, sejuah ini masih ada beberapa siswa yang belum terbiasa menggunakan IT. Sebab itu para guru harus mengajarkannya sedetil mungkin agar mudah dimengerti oleh siswa. "Kemudian ada juga siswa kita yang tidak punya android. Namun semua kendala ini sudah terselesaikan dan ada solusinya," sambungnya SMAN 06 Kepahiang saat ini tengah mencari pengembangan dari inovasi ini agar para siswa dapat mengoperasikan google form lebih mudah kedepannya. "PR (Pekerjaan rumah) kita saat ini mengembangkan sistem IT yang lebih mudah diakses, supaya anak - anak bisa menggunakan google form setiap saat. Tidak hanya untuk ujian saja tapi juga bisa untuk belajar di rumah agar menambah wawasan," demikian Syahadi. Pewarta : Jimmy Mayhendra

Sumber: