Sambangi Sekolah, 4 Pelajar SMKPPN Bengkulu Terjaring Yustisi

Sambangi Sekolah, 4 Pelajar SMKPPN Bengkulu Terjaring Yustisi

RK ONLINE - Operasi Yustisi Prokes Covid-19 yang rutin dilaksanakan oleh Satgas Covid-19 yang meliputi TNI/Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kali ini digelar di lingkungan sekolah. Adapun sekolah yang disambangi oleh tim Satgas Covid-19 yakni SMKPP Negeri Bengkulu, di Desa Kelobak Kecamatan Kepahiang Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu, Jum'at (19/03/2021) untuk memeriksa penerapan prokes disekolah tersebut. Dikatakan Kepala Satpol PP dan Damkar, A. Ghani, S.Sos, M.M, melalui Kabid UKK Satpol PP, A. Suryadi, ada empat pelajar yang terjaring oleh tim Satgas Covid-19 pada operasi kali ini. "Keempat pelajar tersebut merupakan siswa dari SMK PP Negeri Bengkulu yang kedapatan diluar sekolah sedang tidak menggunakan masker," ujar Suryadi. Lebih lanjut dikatakan, saat disambangi oleh tim Satgas Covid-19, keempat pelajar tersebut juga dijumpai tidak menggunakan helm saat menggunakan kendaraan sepeda motor. "Kami (Satgas Covid-19) yang juga diisi oleh TNI/Polri, langsung memberi dua imbauan sekaligus. Yakni, imbauan penerapan prokes dan imbauan keselamatan berkendara," lanjutnya. Keempat pelajar yang terjaring operasi Yustisi ini diberikan hukuman berupa push up sebanyak 30 kali, dan berjanji untuk tidak mengulangi pelanggaran ini lagi. Sementara itu, pantauan Radarkepahiang.id di lingkungan sekolah SMK PP Negeri Bengkulu, penerapan prokes sudah diberlakukan. "Para pelajar serta dewan guru sudah menerapkan prokes dengan baik, sehingga tidak ada yang ditindak di dalam sekolah," demikian Kabid UKK. Pewarta : Jimmy Mayhendra

Sumber: