Belasan Desa di Kepahiang Masih Kesulitan Jaringan Internet
Belasan Desa di Kepahiang Masih Kesulitan Jaringan Internet--Reka Fitriani
Radarkepahiang.id - Sedikitnya 13 desa di wilayah Kabupaten Kepahiang masih blankspot karena belum memiliki menara telekomunikasi. Hal itu terjadi belum meratanya pembangunan infrastruktur, terutama di sebagian daerah di Kabupaten Kepahiang.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Zaili Husein, SE menerangkan belum terhubungnya informasi di desa-desa blankspot karena belum terjangkau pembangunan menara telekomunikasi. Kendari menara belum dibangun, kebanyakan dari masyarakat di desa blankspot ternyata telah siap menerima teknoloigi informasi dan komunikasi.
BACA JUGA:Nekat Tarik Parkir di Kawasan Terlarang, Juru Parkir Terancam Pidana
BACA JUGA:Dibayar ke Dompet Digital, Ini 8 Game Penghasil Saldo DANA Terpopuler Terbukti Membayar
"Wilayah dengan kondisi blankspot ini tentu menjadi kendala tersendiri, tidak hanya pada pemerintahan desa namun juga sektor lain. Untuk membangun menara telekomunikasi di desa, kita sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak," jelas Zaili.
Zaili menjelaskan, desa-desa dengan kategori blankspot ini tidak semua di desa jauh dari jangkauan sinyal telekomunikasi. Beberapa desa memanfaatkan jaringab wifi, meski belum maksimal sepenuhnya, namun dapat memberikan jangkauan telekomunikasi bagi masyarakat.
BACA JUGA:5 Ide Rak Tanaman dari Paralon Bekas yang Unik dan Hemat Biaya
BACA JUGA:5 Ide Edible Garden Menyatu dengan Taman Bunga Biar Cantik dan Bisa Dimakan
"Ada juga desa yang sudah memasang wifi yang bisa digunakan banyak rumah, tapi belum sepenuhnya maksimal," kata Zaili.
BACA JUGA:Cocok Untuk Segala Usia, 5 Ide Usaha Rumahan dari Tanaman Herbal yang Menjanjikan
BACA JUGA:5 Ide Pagar Rumah Estetik dari Kayu Palet Bekas yang Estetik dan Ramah Lingkungan
Untuk diketahui, manfaat tower telekomunikasi di desa bermanfaat untuk meningkatkan konektivitas digital, memungkinkan akses internet cepat dan stabil, serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal. Infrastruktur ini memfasilitasi pendidikan daring, telemedicine, mempermudah komunikasi darurat, serta memperluas akses informasi bagi petani dan UMKM.
Sumber:



