Dikutip dari British Journal of Clinical Pharmacology, kafein dalam teh hijau dapat memengaruhi kualitas tidur Anda jika dikonsumsi terlalu dekat dengan waktu tidur.
Pada akhirnya, minum teh hijau setiap hari dan secara berlebih bisa mengganggu ritme tidur alami Anda.
3. Gangguan tiroid
Teh hijau mengandung senyawa yang dapat memengaruhi fungsi tiroid. Hal ini bisa mengurangi atau meningkatkan produksi hormon tiroid.
BACA JUGA:Kasus Perkara Kematian Gita Fitri Ramadani, MK Didakwa Pasal Pembunuhan
Jika Anda memiliki penyakit tiroid atau sedang menjalani pengobatan untuk gangguan tiroid, konsultasikan dengan dokter Anda sebelum mengonsumsi teh hijau secara berlebihan.
4. Risiko interaksi obat
Beberapa senyawa dalam teh hijau dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu, seperti obat tekanan darah atau obat antikoagulan.
Konsumsi berlebihan teh hijau dalam kombinasi dengan obat-obatan ini bisa meningkatkan risiko efek samping atau mengurangi efektivitas obat.
5. Gangguan penyerapan zat gizi dan cemas berlebih
Senyawa seperti tanin dalam teh hijau dapat mengganggu penyerapan zat gizi, terutama zat besi dan kalsium, oleh tubuh jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan.
Konsumsi berlebihan kafein juga dapat menyebabkan kegelisahan, tremor, dan peningkatan denyut jantung.
Minum teh hijau berapa kali sehari?