Radarkepahiang.id - Kamis 7 Mei 2026 Kabupaten Lebong kembali dilanda banjir. Bahkan banjir yang terjadi, disebut lebih parah jika dibandingkan dengan banjir yang terjai pada 5 April 2026 lalu.
Data sementara ada 12 desa yang tersebar di 4 kecamatan terdampak banjir akibat meluapnya Sungai Ketahun tersebut. Yakni Kecamatan Lebong Sakti, Bingin Kuning, Uram Jaya dan Kecamatan Amen.
Kondisi itu tak lepas dari hujan yang melanda Kabupaten Lebong sejak Rabu, 6 Mei 2026 malam, hingga Kamis, 7 Mei 2026 pagi. Selain merendam rumah warga dan fasilitas umum lainnya, banjir juga sempat melumpuhkan akses jalan Lebong-Rejang Lebong.
BACA JUGA:Baru 6.633 Warga Lebong Ikut Cek Kesehatan Gratis
Tim gabungan dari jajaran Pemkab Lebong, TNI, Polri serta pihak terkait lainnya diturunkan ke sejumlah titik banjir untuk memantau kondisi hingga melakukan proses evakuasi warga yang terjebak banjir.
Wakil Bupati (Wabup) Lebong, Bambang ASB, S.Sos, M.Si
didampingi Kapolres Lebong AKBP Agoeng Ramadhani, S.IK ikut turun langsung ke sejumlah titik banjir untuk memberikan dukungan moral kepada warga yang terdampak dan memastikan penanganan banjir di lapangan sudah berjalan dengan baik.
"Pertama kami menyampaikan rasa prihatin yang mendalam, kembali terulang di Kabupaten Lebong, setelah beberapa waktu lalu dilanda banjir, pada hari ini terulang kembali situasi dan kondisi yang sama terjadi banjir akibat meluapnya Sungai Ketahun, " kata Wabup Bambang.
Ditambahkan Bambang, OPD terkait seperti BPBD, Dinas Sosial, Satpol PP bersama dengan TNI Polri dan pihak terkait lainnya sudah bergerak mengevakuasi warga terdampak. Tak hanya itu ia juga meminta agar bisa segera dibangun dapur umum untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak banjir.
BACA JUGA:Tok..Tok.. DPRD Lebong Sahkan Raperda Pilkades Serentak
"Untuk OPD terkait sudah kita minta untuk segera menyalurkan logistik serta membuat dapur umum, kemudian Satpol PP juga kita kerahkan untuk membantu membersihkan rumah warga dari material sisa banjir dengan mobil Damkar, " kata Bambang.
Dirinya tetap mengimbau kepada warga khususnya yang bermukim di sepanjang aliran Sungai Ketahun untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan meski tidak lagi hujan.
"Kepada pemerintah desa yang terdampak, diminta untuk menginventirisasi terkait dengan kerusakan yang terjadi akibat banjir, " singkat Bambang.
Sementara itu, Kapolres Lebong AKBP. Agoeng Ramadhani, S.IK mengatakan pihaknya sudah menurunkan personelnya ke semua titik banjir. Bersama TNI dan stakeholder terkait, pihaknya telah telah mengupayakan penanggulangan bencana termasuk mengevakuasi masyarakat yang terdampak bencana.
"Yang pasti kita stakeholder terkait dari pemerintah daerah dari TNI Polri kita saling bahu membahu membenahi lagi Kabupaten Lebong, mudah-mudahan cepat surut, " singkatnya.