Update Terkini: Harga BBM Non-Subsidi Naik per 4 Mei 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Senin 04-05-2026,18:10 WIB
Reporter : Jimy Mahendra
Editor : Antoni

 

BBM Subsidi Tetap Stabil

Di tengah kenaikan BBM non-subsidi, pemerintah memastikan bahwa harga BBM subsidi tidak mengalami perubahan. Pertalite tetap dijual Rp10.000 per liter dan Biosolar di angka Rp6.800 per liter. Kebijakan ini diambil untuk menjaga daya beli masyarakat, terutama di sektor transportasi dan logistik.

BACA JUGA:Berkah Awal Mei, Pertamina Tahan Harga BBM Usai Kenaikan April

Faktor Penyebab Kenaikan

Kenaikan harga BBM non-subsidi ini tidak terlepas dari dinamika global, termasuk lonjakan harga minyak mentah dunia yang sempat menembus angka tinggi serta ketegangan geopolitik internasional. Kondisi tersebut berdampak langsung pada biaya produksi dan distribusi energi.

Selain itu, fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga turut memengaruhi harga jual BBM di dalam negeri. Pemerintah dan Pertamina menyesuaikan harga secara berkala agar tetap mencerminkan kondisi pasar energi global.

 

Dampak ke Masyarakat

Kenaikan harga BBM non-subsidi diperkirakan akan berdampak pada biaya operasional kendaraan pribadi, industri, serta sektor logistik. Pengguna kendaraan diesel menjadi kelompok yang paling merasakan dampaknya, mengingat kenaikan signifikan pada Dexlite dan Pertamina Dex. Meski demikian, pemerintah berharap kebijakan ini tetap menjaga keseimbangan antara keberlanjutan sektor energi dan stabilitas ekonomi nasional.

BACA JUGA:Potensi Inflasi Akibat Kenaikan BBM di Indonesia: Seberapa Besar Dampaknya?

Kesimpulan:

Per hari ini, 4 Mei 2026, harga BBM non-subsidi resmi mengalami kenaikan, terutama pada jenis Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Sementara itu, BBM subsidi dan Pertamax masih bertahan di harga sebelumnya. Kenaikan ini dipicu oleh tekanan global, dan dampaknya mulai dirasakan di berbagai sektor ekonomi.

Kategori :