BACA JUGA:Harga BBM Non-Subsidi Naik, Konsumen di Kepahiang Mulai Berkurang Tipis
Ancaman Jangka Panjang
Para pengamat menilai, jika krisis Selat Hormuz berlangsung lama, dampaknya bisa lebih luas lagi, termasuk:
Gangguan rantai pasok global
Risiko resesi ekonomi
Lonjakan harga energi dan bahan pokok secara berkepanjangan
Selat Hormuz bukan sekadar jalur laut biasa, tetapi titik krusial yang menentukan stabilitas energi dunia. Ketika jalur ini terganggu, maka efeknya akan terasa hingga ke dapur rumah tangga masyarakat.
BACA JUGA:Menekan Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi, Ini Strategi yang Bisa Ditempuh Pemerintah
Kesimpulan
Kondisi Selat Hormuz saat ini menjadi salah satu faktor utama yang mendorong kenaikan harga minyak dunia, yang kemudian berdampak langsung pada harga BBM. Dampak lanjutan dari kenaikan BBM ini adalah meningkatnya biaya hidup masyarakat, terutama melalui kenaikan harga pangan dan kebutuhan pokok lainnya.
Selama konflik belum mereda dan jalur distribusi energi belum kembali normal, tekanan terhadap harga BBM dan ekonomi global diperkirakan masih akan terus berlanjut.