Waspada! Aktivitas Sehari-hari Ini Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Mata

Selasa 21-04-2026,17:43 WIB
Reporter : Jimy Mahendra
Editor : Eko Hatmono

Radarkepahiang.id - Tanpa disadari, berbagai aktivitas yang dilakukan setiap hari ternyata dapat berdampak buruk terhadap kesehatan mata. Di tengah gaya hidup modern yang serba digital, risiko gangguan penglihatan kini semakin meningkat, bahkan pada usia muda.

Pakar kesehatan menyebutkan, kebiasaan sederhana yang sering dianggap sepele justru bisa menjadi pemicu utama kerusakan mata jika dilakukan secara terus-menerus tanpa pengendalian.

Salah satu aktivitas yang paling sering dilakukan adalah menatap layar gadget terlalu lama. Baik itu ponsel, komputer, maupun televisi, paparan layar dalam durasi panjang dapat menyebabkan kelelahan mata atau yang dikenal dengan istilah Digital Eye Strain.

Kondisi ini ditandai dengan mata kering, perih, hingga penglihatan yang menjadi kabur. Jika dibiarkan, kebiasaan ini dapat menurunkan kualitas penglihatan dalam jangka panjang.

BACA JUGA:MTQ Provinsi Bengkulu 2026: Kontingen Kabupaten Lebong Hanya Ikut 8 Mata Lomba

Selain itu, membaca dalam kondisi pencahayaan yang kurang juga menjadi salah satu faktor yang kerap diabaikan. Aktivitas ini memaksa mata bekerja lebih keras, sehingga berpotensi menyebabkan kelelahan dan gangguan fokus. Kebiasaan menggunakan gadget di tempat gelap, seperti saat menjelang tidur, juga tidak kalah berbahaya. Kontras cahaya yang tinggi antara layar dan lingkungan sekitar dapat meningkatkan tekanan pada mata.

Tak hanya itu, jarak pandang yang terlalu dekat saat membaca atau menggunakan ponsel juga dapat memicu gangguan seperti Miopia. Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa semakin memburuk jika tidak diimbangi dengan pola penggunaan yang sehat. Aktivitas lain yang sering dilakukan adalah mengucek mata secara berlebihan. Meski terasa sepele, kebiasaan ini dapat menyebabkan iritasi, bahkan meningkatkan risiko infeksi jika tangan dalam kondisi tidak bersih.

Kurangnya waktu istirahat juga menjadi faktor penting yang sering diabaikan. Mata membutuhkan waktu untuk relaksasi, terutama setelah digunakan dalam aktivitas yang membutuhkan fokus tinggi.

BACA JUGA:Antrian Pasien Operasi Mata di RSUD Kepahiang Mencapai 300an, Tapi Tindakannya Dibatasi!

Para ahli menyarankan penerapan aturan 20-20-20, yaitu setiap 20 menit menatap layar, istirahatkan mata selama 20 detik dengan melihat objek sejauh 20 kaki (sekitar 6 meter). Cara ini dinilai efektif untuk mengurangi ketegangan pada mata.

Selain itu, menjaga asupan nutrisi juga penting untuk kesehatan mata. Konsumsi makanan yang kaya vitamin A, seperti wortel dan sayuran hijau, dapat membantu menjaga fungsi penglihatan tetap optimal.

Masyarakat juga diimbau untuk rutin memeriksakan kesehatan mata, terutama jika mulai merasakan gejala seperti mata mudah lelah, penglihatan kabur, atau sering sakit kepala. Dengan meningkatnya penggunaan teknologi dalam kehidupan sehari-hari, kesadaran untuk menjaga kesehatan mata menjadi hal yang sangat penting. Perubahan kebiasaan kecil dapat memberikan dampak besar dalam mencegah kerusakan mata di masa depan.

Kategori :