Radarkepahiang.id - Literasi seharusnya memberikan kontribusi positif dalam menumbuhkan kreativitas, inovasi, keterampilan dan kecakapan sosial sumber daya manusia membutuhkan sinergi serta dukungan dari seluruh stakeholder baik pusat maupun daerah. Demikian disampaikan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Perpusda) Kepahiang Zikrullah, M.Pd.
BACA JUGA:Intensitas Kunjungan Meningkat, Bupati Kepahiang Ingatkan Pengelola Wisata Jaga Keramahan
BACA JUGA:Pilkades Serentak di Kepahiang Diagendakan Oktober 2026
Menurutnya, literasi menjadi sangat penting dalam segala aspek, dalam konteks yang lebih luas, literasi mengerucut pada perbendaharaan gagasan yang membantu seseorang untuk berpikir dan bertindak atas dasar konsep yang matang.
"Untuk itu, penguatan budaya literasi harus dibangun secara holistik dan terintegrasi dari hulu hingga hilir," ujar Zikrullah.
BACA JUGA:Daftar 5 Aplikasi Penghasil Saldo DANA Terbukti Membayar Rp500 Ribu Sepanjang 2026
BACA JUGA:Maksimalkan Lahan Terbatas, 3 Inspirasi Kebun Buah Mini Sepanjang Tembok Samping Rumah Sempit
Dijelaskan Zikrullah, permasalahan literasi bukan mengenai rendah literasi masyarakatnya, melainkan rendahnya peran sisi hulu. Lemahnya intervensi peran inilah yang menyebabkan rendahnya literasi masyarakat dan berdampak pada rendahnya daya saing, inovasi, pendapatan per kapita, hingga indeks kebahagiaan.
BACA JUGA:Tambah Cuan Tanpa Ganggu Pekerjaan Utama, Ini 8 Usaha Sampingan Malam Hari
BACA JUGA:Belum Titik Nol, Revitalisasi Taman Santoso Kepahiang TA 2026 Dianggarkan Rp5 Miliar!
"Melihat fakta dilapangan yang terjadi, mau tidak mau pemerintah, penerbit, masyarakat maupun stakeholder lain harus duduk bersama mengatasi permasalahan tersebut. Upaya peningkatan literasi ini menjadi tugas bersama," tutup Zikrullah.