Radarkepahiang.id - Intensitas hujan tinggi menyebabkan kejadian peristiwa bencana longsor terjadi di Kabupaten Kepahiang pada Minggu 1 Februari 2026, malam. Yakni, bencana longsor terjadi di dua titik sekaligus, salah satunya terjadi longsor susulan di jalan Desa Air Raman, Kecamatan Bermani Ilir.
BACA JUGA:Turunkan BB Dalam 7 Hari, Ini Menu Diet Tanpa Menyiksa Diri
Longsor yang terjadi terdampak pada lahan perkebunan kopi milik warga ikut tergerus tanah, untuk yang kedua kalinya jalan yang merupakan akses penghubung Desa Air Raman menuju Desa Lubuk Saung Kecamatan Seberang Musi kembali ditutup tanah.
"Sementara petugas melakukan evakuasi tanah yang menutupi jalan Desa Air Raman, akses jalan tersebut tidak bisa dilalui, ini merupakan longsor susulan," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepahiang Hendra, ST Senin 2 Februari 2026.
BACA JUGA:21 CJH Kepahiang, Ikuti Manasik Haji Perdana
Tak hanya itu, Hendra menerangkan bencana longsor juga terjadi di Desa Baru Kalung, Kecamatan Muara Kemumu. Longsor yang melanda pemukiman warga tersebut sepanjang 7 Meter dengan tinggi 10 meter.
BACA JUGA:Efisiensi Anggaran Tak Jadi Penghalang LDK PPI Kabupaten Kepahiang
BACA JUGA:Jangan Panik, Begini Cara Melacak Hp iPhone yang Hilang
"Akibat longsor ini, pondasi rumah milik warga ikut terdampak karena tergerus hujan dan menyebabkan rumah milik warga roboh. Sementara pemilik rumah sebanyak 4 orang sudah mengungsi," kata Hendra.