Radarkepahiang.id - Peristiwa berdarah kembali terjadi di Kabupaten Kepahiang diawal tahun 2026 ini, salah seorang warga Desa Temdak, Kecamatan Seberang Musi Razikal Satio (25) mengalami luka bacok dan harus mendapatkan perawatan itensif di rumah sakit. Informasinya, kejadian tersebut terjadi pada Sabtu 3 Januari 2026, ia diduga menjadi korban pembacokan yang dilakukan oleh RI (21) warga Kelurahan Dusun Kepahiang.
BACA JUGA:Ada Saldo Gratis Rp325.000 dari 4 Aplikasi Penghasil Uang Tanpa Modal!
BACA JUGA:Bupati Kepahiang Pastikan Seluruh Jabatan Kosong Dituntaskan Bulan Januari Ini!
Kini, terduga pelaku pembacokan harus berurusan dengan aparat kepolisian setempat. Kapolres Kepahiang AKBP M. Faisal Pratama, S.Ik MH melalui Kasat Reskrim AKP Dennyfita Mochtar, S.Trk didampingi Kanit Pidum Aiptu. Irwansyah, SH menjelaskan, korban saat ini masih menjalani perawatan medis di RSUD Kepahiang dan terduga pelaku telah diamankan serta dimintai keterangan untuk penyidikan lebih lanjut.
BACA JUGA:BKD Gandeng Kejari, SKK Tunggakan Pajak Daerah Capai 90 Persen!
BACA JUGA:Resmi Terpisah, Kemenag Kepahiang Serahkan Sebagian Lahan untuk Kemenhaj
"Pelaku sudah diamankan dan tengah dalam pemeriksaan penyidik Unit Pidum Satreskrim Polres Kepahiang, sementara korban yang mengalami luka serius akibat pembacokan tersebut masih dirawat di RSUD Kepahiang," ujar Kanit Pidum.
BACA JUGA:Begini Cara Dapat Rp874 Ribu dari Game Penghasil Uang, Auto Naik Level dan Cepat WD
BACA JUGA:13 ASN Kemenag Kepahiang Terima Satya Lencana, Bukti Dedikasi Pelayanan Publik yang Nyata!
Kanit Pidum menjelaskan, pemeriksaan terduga pelaku yang dilakukan penyidik saat ini untuk mendalami motif atas kejadian tersebut. Sementara, diketahui terjadinya peristiwa pembacokan tersebut sebelumnya antara korban dan terduga pelaku sempat terlibat cekcok hingga terjadinya perkelahian.
BACA JUGA:Bupati Kepahiang Pimpin Upacara HAB Kemenag ke-80, Momentum Tingkatkan Program Keagamaan
BACA JUGA:Game Penghasil Saldo Dana, Tanpa Modal Bisa Langsung Cair Dalam 5 Detik
"Terduga pelaku mengakui perbuatannya yang membacok korban hingga mengalami luka serius, saat ini masih dalam pemeriksaan terkait apa motifnya," singkat Kanit Pidum.