"Memang awalnya ada sengketa, tapi sudah diselesaikan Pemkab Kepahiang bersama Topdam di bawah Kodam II Srwijaya. Kita berharap tapal batas 105 desa bisa tuntas, sehingga nantinya bisa dipasang patok," singkatnya.
"Memang awalnya ada sengketa, tapi sudah diselesaikan Pemkab Kepahiang bersama Topdam di bawah Kodam II Srwijaya. Kita berharap tapal batas 105 desa bisa tuntas, sehingga nantinya bisa dipasang patok," singkatnya.