Penguatan Sekolah Penggerak Melalui Sosialisasi IKM

Rabu 08-02-2023,16:57 WIB
Reporter : Reka Fitriani
Editor : Andi Jamhari

RK ONLINE - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Kepahiang menyelenggarakan sosialisasi Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) tahun 2023, melibatkan KepalaSD dan SMP, Selasa (7/2).

 

Kadis Dikbud Kabupaten Kepahiang, Nining Fawely Pasju, S.Pt MM menjelaskan, sosialisasi yang dilaksanakan ini mengarah pada pendaftaran bagi sekolah-sekolah untuk mengikuti program sekolah penggerak.

 

Dimana, hingga saat ini di Kabupaten Kepahiang baru terdapat 16 sekolah penggerak. Rinciannya tahun angkatan II sebanyak 10 sekolah, sedangkan untuk angkatan ke III ada 6 sekolah. Sejauh ini pula, sudah 10 sekolah yang aktif sea 6 sekolah lainnya aktif sebagai sekolah penggerak pada tahun ajaran.

 

"Sosialisasi IKM tahun 2023 ini lebih mengarah kepada sosialisasi terkait dengan pendaftaran sekolah penggerak, ya ke depan bagaimana sekolah dengan mengimplementasikan kurikulum merdeka, dapat terus berjalan maksimal," kata Nining.

 

Dirinya menjelaskan, sekolah penggerak adalah sekolah yang berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik dengan mewujudkan Profil Pelajar Pancasila yang mencakup komoetensi dan karakter yang diawali dengan SDM yang unggul, yakni kepala sekolah dan guru tenaga pendidik.

 

"Tujuan sekolah penggerak adalah untuk mewujudkan visi pendidikan, dimana sekolah penggerak akan diberikan BOS kinerja, sarana dan prasarana yang memadai serta kompetensi SDM yang memadai untuk menjadi piloct project bagi sekolah lain dalam menerapkan implementasi Kurikulum Merdeka. Jadi ini hanya berlaku 2 tahun, setelahnya IKM tetap dilaksanakan oleh sekolah setingkat SD dan SMP," jelas Nining.

 

BACA JUGA:Disdikbud Targetkan Jumlah Sekolah Penggerak Bertambah

 

Melalui kesempatan itu, dilanjutkan Nining, berfokus pada penguatan sumber daya manusia di sekolah, penguatan kepala sekolah, pengawas sekolah dan guru melalui program pelatihan dan pendampingan intensif.

Kategori :