Belum Mampu Penuhi Kebutuhan Pasar Lokal

Sabtu 10-12-2022,13:11 WIB
Reporter : Reka Fitriani
Editor : Andi Jamhari

RK ONLINE - Kabupaten Kepahiang ditargetkan menjadi sentra bawang merah, lantaran beberapa tahun terakhir dialokasikan bantuan benih bawang. Tahun ini bantuan seluas 40 Ha diberikan ke Kabupaten Kepahiang. Rinciannya 30 Ha bawang merah dan 10 Ha bawang putih.

 

Langkah ini merupakan upaya pemerintah untuk menstabilkan pasokan bawang merah.

 

Kepala Bidang Holtikultura Dinas Pertanian Kabupaten Kepahiang, Budi, SP menyebutkan, melalui sistem tanam mendorong perluasan tanam bawang merah di daerah. Bantuan tersebut nantinya diharapkan dapat menyumbang produksi yang meningkat dan dapat dipasok ke pasar lokal.

 

"Tahun ini Kepahiang mendapatkan bantuan perluasan pengembangan bawang merah seluas 40 Ha, terdiri dari bawang merah dan bawang putih. Akan tetapi berkaca dari tahun lalu, belum sepenuhnya dapat memenuhi kebutuhan pasar lokal," ujar Budi.

 

Keseluruhan bantuan yang diberikan Kementerian Pertanian berupa bawang merah tersebut dijelaskan Budi, sebagiannya akan dijadikan pembenihan seluas 3 Ha. Sehingga nantinya, bukan hanya pengembangan namun Kabupaten Kepahiang dapat menjadi sentra benih bawang merah.

 

BACA JUGA:Cabai Turun, Bawang Merah Masih Tinggi

 

"Di daerah kita beberapa wilayah diantaranya seperti Kabawetan, Imigrasi Permu dan Bukit Menyan sudah bisa dilakukan pengembangan bawang merah. Dengan adanya sentra benih bawang merah, harapannya petani holtikultura lainnya dapat melakukan pengembangan bawang merah," jelas Budi.

 

Dibagian lain, Budi menjelaskan idealnya hasil produksi bawang merah per hektarenya dapat menghasilkan 4 sampai dengan 5 ton. Namun, jumlah produksi tahun lalu dinilai belum maksimal, hal tersebut kemungkinan faktor keterlambatan masa tanam.

Kategori :

Terkait