Diselimuti Asap Tebal, Kasus ISPA di Kepahiang Meningkat Hingga 75 Persen

Diselimuti Asap Tebal, Kasus ISPA di Kepahiang Meningkat Hingga 75 Persen

Diselimuti Asap Tebal, Kasus ISPA di Kepahiang Meningkat Hingga 75 Persen--Reka Fitriani

Radarkepahiang.id - Kondisi cuaca ekstrem serta fenomena kabut asap tebal yang menyelimuti wilayah Kabupaten Kepahiang belakangan ini berdampak serius pada penurunan kualitas udara dan kesehatan masyarakat. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kepahiang mencatat adanya lonjakan signifikan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang diperkirakan mencapai kurang lebih 75 persen.   

 

Dampak pemicu cuaca tak menentu hingga paparan kabut asap ini dikonfirmasi langsung oleh pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Kepahiang, Dr. Tajri Fauzan, S.KM, M.Si. Ia menyampaikan bahwa kondisi perubahan cuaca pancaroba yang tidak menentu dan paparan asap menjadi faktor utama memicu melonjaknya angka penderita gangguan pernapasan di tengah warga.   

BACA JUGA:Kasus Dugaan Penggelapan Kopi Rp1,1 Miliar Naik Penyidikan, Polisi Periksa 16 Saksi

BACA JUGA:Kuasa Hukum Korban Kasus Dugaan Penipuan di Kepahiang Desak Polisi Naikkan Semua LP

"Dengan adanya kabut asap ini dapat menyebabkan peningkatan infeksi saluran pernapasan. Kenaikannya kurang lebih diperkirakan sampai 75 persen," ujar Tajri.   

 

Tajri membeberkan, hampir di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama, baik Puskesmas maupun klinik-klinik medis di Kabupaten Kepahiang, mayoritas warga yang datang berobat mengeluhkan gejala penyakit ISPA. 

  BACA JUGA:Suami Siri Korban Kebakaran di Kuto Rejo Ungkap Sering Kasar dan Ngancam, Rumah Eva Riani Ludes Dilahap Api

BACA JUGA:Lahan Eks HGU PT TUM Berbuntut Panjang, Bupati Zurdi Nata Gandeng KPK dan Komisi II DPR RI

"Berdasarkan laporan dari setiap Puskesmas dan klinik, rata-rata pasien yang datang berobat itu sekitar 70 hingga 75 persen keluhannya adalah ISPA," tambahnya.   

 

Mengenai sebaran rentang usia pasien, Tajri menjelaskan bahwa penderita ISPA saat ini tergolong merata dan menyerang berbagai kelompok umur.   

BACA JUGA:UPT Labkesda Sumbang PAD Terkecil! BKD Kepahiang Beberkan Evaluasi Capaian Pendapatan Triwulan Ketiga

Sumber:

Berita Terkait