Pengadaan Alat Berat Dinilai Urgent, Tapi TPST Belum Dilengkapi Alat Pengolahan Sampah!
Pengadaan Alat Berat Dinilai Urgent, Tapi TPST Belum Dilengkapi Alat Pengolahan Sampah!--DOK/RK
Radarkepahiang.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang mengambil langkah taktis guna menanggulangi persoalan sampah menahun yang kerap dikeluhkan oleh masyarakat. Melalui pos Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Pemkab menyiapkan anggaran fantastis hingga Rp2 miliar.
Dana segar tersebut dialokasikan secara khusus untuk pengadaan 1 unit buldozer baru. Nantinya, alat berat ini akan dioperasikan secara penuh di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Lubuk Saung.
BACA JUGA:Kejari Kepahiang Tebar Kebaikan di Momen Harlah, Bedah Rumah Dua Warga Kurang Mampu
Selama ini, penumpukan sampah di TPST Lubuk Saung kerap menjadi sorotan tajam dan sumber keluhan warga. Kendala utamanya adalah ketiadaan alat berat di lokasi, yang membuat armada pengangkutan sampah sering kali tertahan dan tidak bisa membuang muatan secara langsung.
Pengadaan alat berat secara mandiri lewat APBD ini terpaksa ditempuh oleh pemerintah daerah. Pasalnya, asa untuk mendapatkan bantuan hibah dari pemerintah pusat maupun sokongan Corporate Social Responsibility (CSR) dari pihak swasta belum juga membuahkan hasil.
BACA JUGA:Sunscreen untuk Kulit Kering, Rahasia Flek Hitam Memudar
BACA JUGA:Cari Tambahan Cuan Tanpa Ribet, Ini 5 Aplikasi Penghasil uang di Bulan September 2026!
Menanggapi kebijakan strategis ini, Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata, S.Ip menaruh harapan besar. Ia optimis kehadiran alat berat di TPST Lubuk Saung dapat menjadi solusi konkret untuk mengurai polemik sampah di Bumi Sehasen.
"Kita harapkan pengadaan alat berat ini nantinya dapat mengatasi persoalan sampah yang ada di Kabupaten Kepahiang," tegas Bupati Zurdi Nata.
BACA JUGA:Jembatan Bambu Kini Jadi Jembatan Merah-Putih, Kapolres Kepahiang Wujudkan Impian Warga Tangsi Baru
Sumber: