Diduga Putus Cinta, Janda Asal Kepahiang Nekat Tenggak Herbisida

Diduga Putus Cinta, Janda Asal Kepahiang Nekat Tenggak Herbisida

Diduga Putus Cinta, Janda Asal Kepahiang Nekat Tenggak Herbisida--Reka Fitriani

Radarkepahiang.id - Jalan baru jalur II Ringroad jembatan Musi II, belakang Masjid Agung Baitul Hikmah Jum'at 14 Agustus 2026 siang hari mendadak ramai, ditemukannya seorang perempuan mengenakan baju hitam sedang tergeletak, tepat disamping motor Yahama Mio bewarna merah. Mengejutkan lagi, diduga wanita berinisial S (18) yang diketahui seorang janda asal Kabupaten Kepahiang usai menenggak herbisida atau racun rumput. 

BACA JUGA:Rahasia Punya Wajah Cerah Seharian, Ini 4 Rekomendasi Tone Up Sunscreen Korea Vitamin C

BACA JUGA:Desil Masyarakat Penerima Bansos Diperbaharui Setiap 3 Bulan

Informasi yang berhasil digali Radarkepahiang pada korban, aksi nekat tersebut yang dilakukannya lantaran kecewa usai ribut dengan sang pacar yang kehilangan kontak akibat diblokir. Dugaan putus cinta tersebutlah membuat korban nekat ingin mengakhiri hidupnya dengan membeli herbisida ke Desa Daspetah dan meminumnya di jembatan Musi II.

BACA JUGA:Ada Sekitar 400 Pekerja SPPG MBG yang Dicatat ke Disprinaker, Wajib Terpenuhi Haknya!

Sementara itu, usai didapati tergeletak lemas di jembatan Musi II, S dilarikan ke rumah sakit RSUD Kepahiang untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan. Dokter jaga RSUD Kepahiang dr. Yohana menyebutkan, korban dibawa ke rumah sakit diantar oleh anggota keluarganya.

 

"Korban dibawa ke RSUD Kepahiang sekitar pukul 13:05, langsung dilakukan penanganan medis," ujar dr. Yohana.

 

dr. Yohana menyebutkan, penanganan yang dilakukan petugas medis adalah dengan melakukan kuba lambung, korban terindikasi herbisida. Lalu, korban saat ini dalam kondisi stabil dan mengalami gejala iritasi tenggorokan, mual-mual dan muntah.

BACA JUGA:Efektif Atasi Ketombe, Benarkah Cuka Apel Bisa Digunakan untuk Rambut!

"Pasien merasakan panas pada tenggorokan dan perut, mual-mual. Saat ini kondisinya sudah stabil," ujar dr. Yohana.

Sumber:

Berita Terkait