Perlu Dihindari, Kebiasaan Umum Ini Meningkatkan Risiko Stroke Ringan

Perlu Dihindari, Kebiasaan Umum Ini Meningkatkan Risiko Stroke Ringan

Perlu Dihindari, Kebiasaan Umum Ini Meningkatkan Risiko Stroke Ringan--DOK/NET

Radarkepahiang.id - Begadang dan kurang tidur dapat meningkatkan risiko serangan iskemik transien (TIA), yang juga dikenal sebagai 'stroke ringan' atau 'stroke sementara'. Serangan iskemik transien (TIA) terjadi ketika aliran darah ke sebagian otak terhenti sementara. Meskipun gejalanya biasanya hanya berlangsung beberapa menit, ini tetap merupakan tanda peringatan penting karena dapat mengindikasikan risiko stroke sungguhan di masa mendatang, menurut Times of India .

Menurut Institut Kesehatan Nasional AS (NIH), hampir sepertiga orang yang pernah mengalami TIA akan mengalami stroke setelahnya, dengan hampir setengahnya terjadi dalam waktu satu tahun setelah TIA.

BACA JUGA:Pengguna Kaget Harga Pertamax Tiba-tiba Naik, Terpaksa Pindah ke Pertalite

BACA JUGA:44 Barang Bukti Termasuk Botol Azul Bakal Dihadirkan di Persidangan Menantu Gelapkan Uang Kopi Mertua!

Kurang tidur secara diam-diam meningkatkan risiko stroke.

Dr. Chandana R. Gowda, seorang konsultan neurolog di Fortis Hospital (India), mengatakan bahwa kurang tidur semakin diakui sebagai faktor risiko yang signifikan namun sering diabaikan untuk penyakit neurologis dan kardiovaskular, bahkan pada orang muda.

Ketika tidur sering terganggu, tubuh mempertahankan kadar hormon stres yang tinggi, tekanan darah berfluktuasi, peradangan meningkat, dan regulasi metabolisme terganggu. Semua faktor ini meningkatkan risiko TIA dan stroke.

Begadang juga menyebabkan banyak konsekuensi negatif seperti peningkatan konsumsi kafein, kurangnya olahraga, mengonsumsi makanan olahan di malam hari, dan stres berkepanjangan. Hal ini membuat otak dan pembuluh darah berada dalam keadaan stimulasi berlebihan. Risikonya bahkan lebih tinggi jika kurang tidur berlanjut selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun.

BACA JUGA:Simak! 3 Cara Mengenali Orang Tidak Jujur dari Sikapnya Sehari-hari

BACA JUGA:Stabilkan Tekanan Darah Secara Alami, Lakukan Rutinitas Ini di Malam Hari

Gejala stroke ringan mudah terlewatkan.

Karena gejalanya seringkali bersifat sementara dan cepat hilang, banyak orang cenderung meremehkan TIA. Para ahli menyarankan untuk tidak mengabaikan tanda-tanda neurologis apa pun, meskipun hanya muncul dalam waktu singkat.

Menurut Dr. Gowda, tanda-tanda peringatannya meliputi:

 - Mati rasa atau kelemahan mendadak pada satu sisi tubuh.

Sumber: