Disway banner

Jangan Salah, Jam Segini Waktu Makan Malam yang Paling Tepat

Jangan Salah, Jam Segini Waktu Makan Malam yang Paling Tepat

Makan malam keluarga--JIMMY/RK

Radarkepahiang.id - Banyak orang masih menganggap waktu makan malam bukanlah hal yang penting. Padahal, para ahli kesehatan menyebut jam makan malam memiliki pengaruh besar terhadap kualitas tidur, sistem pencernaan, hingga berat badan seseorang. Kebiasaan makan terlalu malam bahkan dikaitkan dengan meningkatnya risiko gangguan metabolisme dan berbagai penyakit lainnya.

Di tengah kesibukan masyarakat modern, makan malam sering kali dilakukan tidak teratur. Ada yang makan terlalu cepat setelah pulang kerja, namun tidak sedikit pula yang baru makan menjelang tengah malam karena aktivitas yang padat. Kebiasaan inilah yang kemudian memicu berbagai masalah kesehatan tanpa disadari.

Dokter gizi menyarankan waktu makan malam ideal sebaiknya dilakukan sekitar pukul 18.00 hingga 20.00 malam. Rentang waktu tersebut dianggap paling baik karena tubuh masih memiliki cukup waktu untuk mencerna makanan sebelum tidur. Idealnya, seseorang memberi jarak sekitar dua hingga tiga jam antara makan malam dan waktu tidur.

BACA JUGA:Bantu Hilangkan Perut Buncit, Ini 6 Makanan Paling Tepat!

Jika seseorang terbiasa tidur pukul 22.00 malam, maka waktu makan terbaik adalah sekitar pukul 19.00. Dengan jeda tersebut, sistem pencernaan dapat bekerja lebih optimal sehingga tubuh terasa lebih nyaman saat beristirahat. Sebaliknya, makan terlalu dekat dengan waktu tidur dapat menyebabkan perut terasa penuh, asam lambung naik, hingga kualitas tidur menurun.

Selain itu, makan malam terlalu larut juga berisiko meningkatkan penumpukan kalori dalam tubuh. Saat malam hari, aktivitas fisik cenderung menurun sehingga pembakaran energi menjadi lebih lambat. Akibatnya, kalori yang masuk lebih mudah disimpan menjadi lemak. Kondisi ini menjadi salah satu penyebab kenaikan berat badan pada banyak orang.

Para peneliti juga menemukan bahwa kebiasaan makan di atas pukul 21.00 malam dapat memengaruhi ritme biologis tubuh. Tubuh manusia memiliki jam biologis alami yang mengatur kapan waktu makan, tidur, dan metabolisme bekerja secara maksimal. Ketika pola makan tidak sesuai ritme tubuh, risiko gangguan kesehatan seperti obesitas dan diabetes dapat meningkat.

Meski demikian, waktu makan malam terbaik juga bisa berbeda pada setiap orang tergantung aktivitas dan pola hidupnya. Pekerja malam misalnya, membutuhkan penyesuaian jadwal makan agar tetap sesuai dengan kebutuhan energi tubuh. Yang terpenting adalah menjaga pola makan tetap teratur dan tidak terlalu dekat dengan jam tidur.

BACA JUGA:Komitmen Berantas 'Storan' Mengatasnamakan Jaksa, Seluruh OPD Teken Fakta Integritas!

Selain memperhatikan waktu, jenis makanan saat makan malam juga sangat penting. Ahli gizi menyarankan untuk memilih makanan ringan namun tetap bernutrisi. Konsumsi sayuran, protein tanpa lemak, buah-buahan, dan karbohidrat secukupnya dinilai lebih baik dibanding makanan tinggi minyak atau gula.

Makanan berat dan berminyak pada malam hari dapat membuat sistem pencernaan bekerja lebih keras. Akibatnya tubuh menjadi tidak nyaman saat tidur dan kualitas istirahat menurun. Beberapa orang bahkan mengalami gangguan lambung akibat terlalu sering makan pedas atau berlemak menjelang tidur.

Kebiasaan makan malam sambil menonton televisi atau bermain gadget juga sebaiknya mulai dikurangi. Banyak penelitian menunjukkan seseorang cenderung makan lebih banyak ketika tidak fokus pada makanan yang dikonsumsi. Hal ini tanpa disadari dapat meningkatkan asupan kalori harian.

BACA JUGA:Kenali Makanan yang Dikira Sehat Padahal Bisa Jadi Bumerang untuk Kesehatan

Bagi masyarakat yang sedang menjalani program diet, mengatur jam makan malam menjadi salah satu langkah penting. Mengurangi kebiasaan makan larut malam dapat membantu tubuh mengontrol kadar gula darah dan memperbaiki metabolisme. Tidak heran jika banyak program pola hidup sehat selalu menekankan pentingnya makan malam tepat waktu.

Sumber: