Disway banner

Cara Menanam Anggur di Samping Rumah bagi Pemula, Dijamin Hasil Panen Maksimal!

Cara Menanam Anggur di Samping Rumah bagi Pemula, Dijamin Hasil Panen Maksimal!

Budidaya Tanam Anggur di Samping Rumah --Suhaymi Arga Putra/RK

Radarkepahiang.id-Memiliki kebun anggur di halaman rumah kini bukanlah sebuah angan-angan bagi masyarakat yang tinggal di kota. Fenomena urban farming saat ini menunjukkan bahwa anggur dapat tumbuh subur dan berbuah lebat, meski hanya di tanah yang terbatas atau bahkan sekadar dalam pot. 

Faktor kunci terletak pada pemilihan varietas yang sesuai dan pemahaman yang baik mengenai tahap-tahap pertumbuhan dari tanaman yang berasal dari daerah subtropis ini. Langkah awal untuk memulai budidaya ini adalah memastikan ketersediaan sinar matahari selama 8 hingga 10 jam setiap harinya. 

Tanpa paparan cahaya yang memadai, proses fotosintesis tidak akan maksimal, yang akan menyebabkan pertumbuhan batang menjadi lambat dan kontribusi bunga yang sedikit. 

Selain itu, sangat dianjurkan untuk menggunakan media tanam yang memiliki kadar porositas yang baik; kombinasi antara tanah atas, sekam bakar, dan feses hewan yang sudah difermentasi akan menyediakan sirkulasi udara yang optimal untuk akar serta menyediakan nutrisi organik yang melimpah. 

BACA JUGA:BPS Catat Pengangguran Bengkulu Turun Tipis, Pekerja Informal Justru Naik

Banyak pemula terjebak dalam hasrat untuk melihat tanaman tumbuh tinggi tanpa melakukan pemangkasan. Padahal, kunci agar anggur cepat berbuah adalah dengan melakukan teknik pemangkasan secara teratur. 

Ada dua tipe pemangkasan yang perlu dipahami: pemangkasan untuk membentuk tajuk (formasi batang primer, sekunder, dan tersier) serta pemangkasan untuk pembuahan. 

Dengan memotong pucuk pada titik tertentu, nutrisi yang biasanya dipakai untuk pertumbuhan daun akan disalurkan untuk merangsang kemunculan kluster bunga pada tunas. 

Penting juga untuk memperhatikan aspek pemupukan. Pada fase vegetatif atau pertumbuhan, tanaman memerlukan asupan Nitrogen yang tinggi untuk membantu pembentukan daun dan batang yang kuat. 

Namun, saat tanaman telah mencapai umur yang siap berbuah, yang biasanya sekitar 6 hingga 8 bulan tergantung pada varietas, pola pemupukan harus disesuaikan menjadi fase generatif dengan menambah unsur Fosfor dan Kalium. 

BACA JUGA:Bengkulu Raih Apresiasi Nasional Penurunan Pengangguran dan Pengendalian Inflasi 2026

Penambahan pupuk MKP (Mono Kalium Phosphate) secara rutin sebelum melakukan pemangkasan untuk pembuahan terbukti mampu meningkatkan rasa manis buah dan mencegah kerontokan bakal buah. 

Manajemen penyiraman dan perlindungan terhadap hama juga sama pentingnya. Tanaman anggur sangat rentan terhadap penyakit jamur, khususnya di musim hujan.  Menggunakan atap plastik UV sangat disarankan untuk menjaga kelembapan media tanam dan melindungi dedaunan dari siraman air hujan yang sering mengandung spora jamur. 

Dengan ketekunan dalam merawat tanaman setiap hari, hobi berkebun anggur ini tidak hanya akan memberikan kepuasan tersendiri saat melihat buah yang menggantung, tetapi juga dapat menjadi peluang ekonomi yang menjanjikan dari rumah.

Sumber: