Disway banner

Pilihan Terbaik untuk Hunian, Ini 3 Tanaman Rimpang dengan Bunga Cantik

Pilihan Terbaik untuk Hunian, Ini 3 Tanaman Rimpang dengan Bunga Cantik

Pilihan Terbaik untuk Hunian, Ini 3 Tanaman Rimpang dengan Bunga Cantik--DOK/NET

Radarkepahiang.id -  Tanaman rimpang dengan bunga cantik untuk teras adalah pilihan ideal untuk memperindah area teras rumah agar menjadi tempat bersantai yang nyaman dan estetik. Tanaman rimpang memiliki batang bawah tanah (rizoma) yang berfungsi menyimpan cadangan makanan sekaligus sebagai alat perkembangbiakan, dan banyak di antaranya menghasilkan bunga yang indah serta eksotis.

Tanaman ini sangat cocok ditempatkan di pot atau wadah sehingga mudah ditata dan dirawat sesuai kebutuhan ruang. Keberadaannya dapat menciptakan suasana tropis yang asri dan menenangkan, sekaligus menjadi elemen dekoratif alami di area teras.

BACA JUGA:Simak! Ini Manfaat Minum Kopi Pahit Tanpa Gula untuk Tubuh

BACA JUGA:Warga Suro Bali Curhat Soal Keamanan, Kapolres Janji Tingkatkan Patroli

1. Canna Lily (Bunga Tasbih): Keindahan Tropis di Teras Anda

Canna Lily, atau dikenal juga sebagai Bunga Tasbih, adalah tanaman rimpang abadi yang memukau dengan dedaunan tropis dan bunga-bunga besar nan indah. Bunganya hadir dalam berbagai warna cerah seperti merah, oranye, atau kuning, dengan variasi dedaunan dari hijau hingga merah marun atau perunggu.

BACA JUGA:Kasus Kebakaran di Kepahiang Triwulan I: Kerugian Tembus Rp1,1 Miliar, Insiden Daspetah Paling Menonjol


Tanaman ini sangat cocok untuk ditanam dalam pot besar di teras, karena Canna Lily dapat tumbuh cukup tinggi, bahkan mencapai 1,5 meter. Untuk perawatannya, pilih pot besar dengan lubang drainase yang memadai, idealnya terbuat dari fiberglass, fiberstone, atau beton yang kuat dan tahan cuaca.


Gunakan media tanam yang longgar, kaya nutrisi, dan memiliki drainase baik, seperti kombinasi tanah liat dengan kerikil atau perlit, serta kompos organik. Canna Lily menyukai kondisi lembap, sehingga penyiraman teratur diperlukan untuk menjaga tanah tetap lembap, namun hindari genangan air yang dapat menyebabkan busuk rimpang.

BACA JUGA:Memasuki Musim Panen Kopi, Satpol PP Perketat Pengawasan Perda Larangan Jual Beli Kopi Basah!


Tanaman ini membutuhkan setidaknya 6-8 jam sinar matahari langsung per hari, meskipun sedikit naungan di siang hari yang terik dapat bermanfaat. Pemupukan dengan pupuk lepas lambat akan mendukung pertumbuhan sehat dan bunga yang cerah. Jangan lupa untuk membuang bunga yang layu (deadheading) secara teratur untuk mendorong produksi bunga baru.

2. Siam Tulip (Curcuma Alismatifolia): Eksostisme Bunga Merah Muda
Siam Tulip adalah tanaman rimpang eksotis yang menghasilkan bunga berwarna merah muda yang terlihat tropis, mekar dari akhir musim semi hingga awal musim gugur. Tanaman ini berukuran rendah dan sangat memuaskan dengan pembungaan berbulan-bulan jika dirawat dengan baik.

BACA JUGA:Pengunduran Diri Dirut RSUD Kepahiang, Bupati Kepahiang: Dijabat Plt, RSUD Harus Utamakan Kualitas Pelayanan!


Curcuma alismatifolia ideal untuk area pesisir karena toleransi garamnya yang moderat, dan sangat cocok ditanam dalam pot di teras. Tanaman ini lebih menyukai sinar matahari penuh daripada naungan parsial, karena kurangnya cahaya sering dikaitkan dengan pembungaan yang buruk.


Siam Tulip tumbuh baik di tanah yang cukup lembap dan membutuhkan drainase yang memadai untuk mencegah akar busuk. Penyiraman harus dilakukan secara teratur selama musim tanam untuk menjaga tanah tetap lembap, namun kurangi penyiraman saat tanaman memasuki masa dormansi di musim dingin.
Kekurangan nutrisi juga dapat menyebabkan pembungaan yang buruk, sehingga pemupukan bulanan dengan pupuk cair yang diencerkan sangat dianjurkan saat tanaman tumbuh dan berbunga.

3. Beehive Ginger (Zingiber Spectabile)


Zingiber spectabile, atau Beehive Ginger, adalah spesies jahe sejati yang berasal dari Asia Tenggara Maritim. Tanaman ini dikenal dengan perbungaan dramatis berbentuk kerucut yang menyerupai sarang lebah, dengan bractea yang warnanya bervariasi dari kuning, oranye, hingga merah, seringkali menjadi lebih gelap seiring bertambahnya usia.

BACA JUGA:Diberangkatkan Sore Ini dari Masjid Agung, CJH Kepahiang Bertambah 4 Orang


Meskipun dapat tumbuh tinggi hingga 4,5 meter, tanaman ini juga cocok untuk penanaman dalam wadah atau pot. Bunganya yang besar dan mencolok dapat menjadi pusat perhatian yang unik di teras Anda.
Beehive Ginger lebih menyukai semi-teduh hingga teduh penuh, serta membutuhkan banyak air dan tumbuh subur di tanah yang lembap dan memiliki drainase baik. Tanah taman yang subur sangat direkomendasikan.

BACA JUGA:Administrasi Berproses, Pemkab Kepahiang Perbaharui Kerjasama Lahan Puncak Mall


Bunganya dapat bertahan hingga kurang lebih 6 bulan, biasanya dari April hingga Oktober. Pemupukan setiap 4-6 minggu selama musim tanam akan memastikan nutrisi yang cukup untuk pertumbuhan optimal.

Sumber: