Disway banner

Digeser Toko Online, Banyak Kios Pasar Kepahiang Tutup

Digeser Toko Online, Banyak Kios Pasar Kepahiang Tutup

Digeser Toko Online, Banyak Kios Pasar Kepahiang Tutup--Reka Fitriani

Radarkepahiang.id - Tergeser oleh pasar online, pasar tradisional di Kabupaten Kepahiang tampak makin sepi. Imbasnya sejumlah pedagang terpaksa menutup kios dan los, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Kepahiang Herman Zamhari, Mp menjelaskan puluhan kios terpaksa ditutup oleh pedagang, karena omzet menurun drastis.

BACA JUGA:6 Jurus Jitu Biar Jualan Kue Nggak Buntung, Langsung Bisa Dipraktikkan Hari Ini

BACA JUGA:Kenapa Mulut Bisa Bau? Bongkar Penyebabnya dan Cara Ampuh Mengatasinya

Faktor lainnya, dikatakan Herman lantaran maraknya online shop, sehingga mengubah aktivitas jual beli yang tak selalu pergi ke pasar tradisional dan konvensional.

 

"Indikasi terjadinya kondisi kios dan los yang kosong, karena banyak jualan online, ini jadi salah satu pemicu," jelas Herman.

BACA JUGA:Mengenal Berbagai Jenis Kanker pada Manusia: Organ yang Sering Terkena dan Gejalanya

BACA JUGA:Mengenal Jam Piket Organ Tubuh: Waktu Alami untuk Detoksifikasi dan Pemulihan

Kondisi ini, dikatakan Herman, juga terjadi dibanyak daerah dimana kios dan los pasar tradisional yang banyak kosong akibat toko online di era digital. Ke depan, pihaknya akan berinovasi agar para pedagang mengikuti perkembangan zaman dan memanfaatkan teknologi digital.

 

"Kita mengajak masyarakat pedagang untuk mengikuti era perkembangan zaman, bagaimana ikut berdagang online. Tahun lalu kita sudah mulai, bagaimana pedagang bisa berinovasi untuk memanfaatkan digitalisasi untuk meningkatkan ekonomi kreatif," jelas Herman.

BACA JUGA:Bengkulu Genjot Digitalisasi dan Transaksi Nontunai

BACA JUGA:Soliditas OPD Jadi Kunci, Wagub Mian Targetkan PAD Bengkulu Melejit

Pengetahuan ini, lanjut Herman harus dimanfaatkan oleh para pedagang pasar Kepahiang, sebab pihaknya tidak dapat membatasi pedagang online yang saat ini sudah menjamur.

Sumber:

Berita Terkait