Disway banner

Jadi Penasihat DPP IKM: Sultan Ajak Keluarga Minang Kompak Bangun Ekonomi Bangsa

Jadi Penasihat DPP IKM: Sultan Ajak Keluarga Minang Kompak Bangun Ekonomi Bangsa

Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin resmi ditunjuk sebagai Ketua Dewan Penasehat Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang (DPP IKM)--Ist/RK

Radarkepahiang.id - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Sultan Baktiar Najamudin resmi ditunjuk sebagai Ketua Dewan Penasihat Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang (DPP IKM). Penunjukan dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPP IKM Andre Rosiade di Aula Nusantara 5, Senayan di Jakarta pada Sabtu, 11 April 2026.

Dalam keterangannya kepada media, Sultan mendorong agar IKM solid mengawal program-program pemerintah agar berdampak langsung pada penguatan ekonomi nasional. 

"Selamat kepada kepengurusan DPP IKM yang baru dilantik di bawah kepemimpinan Uda Andre Rosiade. Beliau tokoh Minang yang berpengalaman, cakap, dan dikenal luas," ungkap Sultan.

BACA JUGA:OPD Dilarang Mengeluh, Kerja Maksimal Layani Rakyat

BACA JUGA:Pemprov Bengkulu Fokus Pembangunan Infrastruktur dan Kawasan Industri

Menurut Sultan, IKM memiliki struktur jaringan yang luas dan mapan hingga ke pelosok negeri. Kekuatan itu menjadi tanggung jawab moral bagi keluarga besar Minang untuk ikut membangun ketahanan ekonomi nasional di tengah tantangan krisis geopolitik saat ini.

"Sebaran perantau keluarga Minangkabau sampai ke luar negeri adalah simpul sosial yang signifikan dalam membangun bangsa dan menjaga persatuan nasional," ujarnya.

Sultan juga menilai potensi ekonomi keluarga Minang yang banyak berkecimpung di dunia perdagangan menjadi simpul penting dalam agenda pembangunan. 

"Energi sosial yang solid ini harus diarahkan secara tepat untuk berkontribusi nyata bagi pembangunan nasional," tegasnya.

Untuk diketahui, prosesi pengukuhan DPP IKM turut dihadiri Senator asal Sumatera Barat Irman Gusman, Menteri Ketenagakerjaan Yasirlie, Kepala BUMN Doni Oskaria, beberapa kepala daerah asal Sumatera Barat, serta ratusan pengurus daerah IKM dari seluruh Indonesia.

Sumber: