Disway banner

Tinjau Lahan Eks PT. TUMS, 50 Ha untuk Dibangun Batalyon TP

Tinjau Lahan Eks PT. TUMS, 50 Ha untuk Dibangun Batalyon TP

Tinjau Lahan Eks PT. TUMS, 50 Ha untuk Dibangun Batalyon TP--Reka Fitriani

Radarkepahiang.id - Eks lahan PT. Trisula Ulung Megasurya ditinjau kembali oleh Komando Distrik Militer (Kodim) 0409/Rejang Lebong, seluas 50 Ha lahan tersebut akan dibangun Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP). Dandim 0409 RL Letkol Infanteri Agung Lewis Oktorada menjelaskan, pembangunan Batalyon Yonif TP nantinya akan direalisasikan oleh Kementerian Ketahanan.

 

BACA JUGA:Masa Jabatan Hingga 2029, Ini Pemenang Pemilihan PAW Kades Air Pesi!

BACA JUGA:Cuan Dari Lahan Sempit, 5 Model Kandang Ayam Close Mini untuk Ternak Skala Rumahan

Dimana pembangunan Batalyon Yonif TP ini merupakan program Presiden RI Prabowo Subianto bertujuan untuk memperkuat pertahanan negara sekaligus memberdayakan wilayah darat, khususnya untuk memanfaatkan lahan tidur.

"Kita meninjau rencana  lahan untuk pembangunan Yonif TP di Kabupaten Kepahiang, yang rencananya akan dibangun di Kecamatan Kabawetan ini diatas lahan seluas 50 Ha," ujar Dandim.

BACA JUGA:Dongrak Produktivitas, Bupati Kepahiang: Optimalisasi Budidaya Kopi dari Pembibitan hingga Pascapanen

BACA JUGA:Belasan Desa di Kepahiang Masih Kesulitan Jaringan Internet

Diketahui, Batalyon TP ini akan dibangun diatas lahan eks PT TUMS yang diusulkan oleh Pemkab Kepahiang pengelolaannya pada Pemerintah Pusat lantaran  sudah berakhir masa hak guna usaha sejak tahun 2021 lalu.

"Pembangunan Batalyon ini langsung dari Kementerian Pertahanan, daerah diminta untuk menyiapkan lahan dan sudah disiapkan Pemkab Kepahiang," kata Dandim.

BACA JUGA:Nekat Tarik Parkir di Kawasan Terlarang, Juru Parkir Terancam Pidana

BACA JUGA:Dibayar ke Dompet Digital, Ini 8 Game Penghasil Saldo DANA Terpopuler Terbukti Membayar

Dandim menjelaskan, dalam waktu kurun tiga bulan ke depan, ratusan personel akan mulai ditempatkan di wilayah Kabupaten Kepahiang. Dimana saat ini personel tersebut masih melaksanakan pendidikan.

"Personel masih melaksanakan pendidikan, mungkin tiga bulan lagi personelnya akan masuk wilayah Kepahiang, jumlahnya mencapai 500 sampai 600 orang," kata Dandim.

Sumber: