Dibawa ke Bengkulu, Jenazah Perempuan Asal Musi Rawas Diautopsi
Dibawa ke Bengkulu, Jenazah Perempuan Asal Musi Rawas Diautopsi --DOK/RK
Radarkepahiang.id - Terindentifikasi identitasnya, perempuan yang ditemukan meninggal dunia di tepi jurang di jalan lintas gunung Kepahiang-Bengkulu Rabu, 11 Maret 2026 hari ini dibawa ke Kota Bengkulu untuk dilakukan autopsi. Direktur RSUD Kepahiang dr. Febi Nursanda menerangkan, Selasa 10 Maret 2026 malam anggota keluarga korban berkoordinasi dengan pihak kepolisian Polres Kepahiang, kemudian dilakukan pencocokan pakaian korban dan identifikasi lainnya.
BACA JUGA:INGAT! Mobil Dinas Dilarang Dibawak Mudik
BACA JUGA:Sempat Diangkut ke Jakarta, Wabup Rejang Lebong Akhirnya Dibebaskan dari Kasus OTT KPK
Disebutkan benar, bahwa perempuan yang ditemukan meninggal dunia tersebut adalah Sopiah (22) gadis asal Dusun III Desa Sungai Pinang Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas. Awalnya, informasi kehilangan Sopiah dilaporkan keluarga pada aparat kepolisian setempat, bahwa korban terakhir kalinya meninggalkan rumah pada Kamis 5 Maret 2026 sekira pukul 13:00 WIB.
Saat itu, korban diketahui mengenakan baju kaos warna ungu, celana panjang warna hitam dan membawa 1 unit Hp.
BACA JUGA:Kepahiang Siapkan 5 Masjid Ramah Pemudik, Ini Lokasinya
BACA JUGA:Hilang Sejak 5 Maret, Mayat Perempuan yang Ditemukan di Kepahiang Warga Sumsel?
"Pihak keluarga sudah melihat kondisi korban yang ditemukan meninggal dunia, kalau rencana tidak berubah, hari ini akan dibawa untuk diautopsi di Bengkulu," ujar Febi.
Febi menerangkan, dari pemeriksaan petugas kesehatan saat dievakuasi di kamar mayat RSUD Kepahiang, juga ditemukan jasad bayi di dalam tubuh jenazah tersebut. Bayi yang dikandung jenazah tersebut sudah dalam keadaan meninggal dunia dan berjenis kelamin perempuan.
"Kondisi bayinya juga meninggal dunia," kata Febi.
Sumber:



