Evakuasi Truk Pipa Besi Butuh Penanganan Khusus, Jalan Ring Road Terpaksa Ditutup!
Evakuasi Truk Pipa Besi Butuh Penanganan Khusus, Jalan Ring Road Terpaksa Ditutup!--Reka Fitriani
Radarkepahiang.id - Guna melakukan evakuasi truk pipa besi yang mengalami kecelakaan terguling pekan lalu, Selasa 10 Maret 2026 jalan ring road penghubung SPP Kelobak-Tebat Monok terpaksa ditutup sementara. Penutupan akses jalan yang dilalui kendaraan-kendaraan truk besar ini dilakukan oleh Satuan Lalu Lintas Polres Kepahiang.
BACA JUGA:Rumah Minimalis Atap Asbes Jadi Ide Hunian Idaman Keluarga Kecil
BACA JUGA:Bengkel di Kepahiang Kebakaran, 1 Unit Sepeda Motor Hangus Terbakar!
Hal ini guna memastikan proses evakuasi pipa besi dan kendaraan truk berjalan dengan aman dan lancar. Proses evakuasi truk pengangkut pipa besi ini membutuhkan penanganan khusus, lantaran dengan kapasitas truk dan muatan yang cukup berat, serta mengharuskan menggunakan alat berat.
Kapolres Kepahiang AKBP Yuriko Fernanda, SH .SIk MH melalui Kasat Lantas Iptu Alex Candra, S.Sos MH didampingi KBO Satlantas Ipda Novian menjelaskan, penutupan jalan yang dilakukan Satlantas guna mendukung kelancaran proses evakuasi truk mobil pengangkut besi tersebut.
BACA JUGA:Mayat Perempuan di Pinggir Jalan Lintas Kepahiang-Bengkulu Ditemukan Sedang Hamil Besar!
BACA JUGA:Dokumen dan Uang Jadi BB, 11 Orang Diamankan KPK Dalam Kasus OTT Bupati Rejang Lebong!
"Dengan demikian sementara waktu akses jalan ring road ditutup dua arah, ini dilakukan agar proses evakuasi truk angkutan pipa besi berjalan lancar. Karena harus menggunakan penanganan khusus," ujar Ipda Novian.
BACA JUGA:BREAKING NEWS: Penemuan Mayat Perempuan di Tumpukan Sampah di Perbatasan Bengkulu-Kepahiang
BACA JUGA:Soal OTT KPK, Sekda Rejang Lebong:Tunggu Informasi Resmi KPK
Untuk diketahui, sebelumnya mobil truk pengangkut pipa besi asal Cilegon mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Ring Road Kepahiang, tepatnya di jalur penghubung SPP Kelobak menuju Tebat Monok, Kabupaten Kepahiang. Truk tersebut dilaporkan terguling setelah diduga tidak kuat menanjak di jalan yang memiliki kontur cukup curam.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat 6 Maret 2026 sekitar pukul 02.00 WIB.
Sumber:



