Disway banner

Sempat Atraksi Bersama Ular Cobra, Warga Tebat Monok Meninggal Dipatok Ular!

Sempat Atraksi Bersama Ular Cobra, Warga Tebat Monok Meninggal Dipatok Ular!

Sempat Atraksi Bersama Ular Cobra, Warga Tebat Monok Meninggal Dipatok Ular!--Reka Fitriani

Radarkepahiang.id - Sempat memamerkan aksinya bersama dengan ular cobra yang didapat di Jalan Sentral, Kelurahan Pasar Kepahiang, Heriyanto (37) warga Desa Tebat Monok tewas dipatok ular itu sendiri. Diketahui, Jum'at 30 Januari 2026 sekitar pukul 10:00 WIB, Heriyanto mengakui ular jenis cobra yang dipamerkannya baru saja di dapatnya.

 

BACA JUGA:98 Pejabat Eselon III dan IV Dilantik Bupati Kepahiang

BACA JUGA:Banding Vita Melia, Pemkab Kepahiang Dimintai Klarifikasi oleh BKN

Dengan keberaniannya, Heriyanto melakukan atraksi bersama ular cobra dan berharap ada yang membeli ular tersebut. Ular cobra sendiri diketahui memiliki racun berbisa yang mematikan.

 

Tak berselang lama, kabar Heriyanto dipatok ular yang dipamerkannya tersebut dikonfirmasi oleh RSUD Kabupaten Kepahiang.

BACA JUGA:Ini Tips Diet untuk Menurunkan Berat Badan yang Aman dan Sehat

BACA JUGA:Jangan Terkejut, Ini Sederet Fitur Tersembunyi Hp Android yang Jarang Sekali Diketahui

"Ada pasien dari Tebat Monok, sekira pukul 14:00 WIB tiba di rumah sakit dengan kondisi sudah meninggal dunia. Menurut keterangan keluarga, yang bersangkutan dipatok ular," sampai Direktur RSUD Kepahiang dr. Febi Nursanda.

 

Dijelaskan Febi, tiba dirumah sakit pasien tersebut sudah dalam keadaan meninggal dunia dan ada patokan ular di bagian tubuh. Namun, kata Febi, petugas rumah sakit hanya melakukan pemeriksaan terkait dengan kondisi korban yang sudah meninggal dunia, sementara tidak melakukan pengecekan apakah darah korban mengandung racun akibat bisa ular.

BACA JUGA:Diultimatum PHI, PDAM Kepahiang Wajib Bayar Rp600 Juta Tunggakan Gaji Eks Karyawan!

BACA JUGA:Kepahiang Masih Nihil Tenaga Dokter Hewan, Distan Usulkan Rekrutmen!

Sumber: