Disway banner

Terkendala Cuaca, Evakuasi Longsor di Desa Air Raman Memakan Waktu Hingga Seminggu!

Terkendala Cuaca, Evakuasi Longsor di Desa Air Raman Memakan Waktu Hingga Seminggu!

Terkendala Cuaca, Evakuasi Longsor di Desa Air Raman Memakan Waktu Hingga Seminggu!--Reka Fitriani

Radarkepahiang.id  - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepahiang menyebutkan hingga saat ini evakuasi tanah longsor yang menutupi jalan Desa Air Raman-Benuang Galing belum selesai. Petugas BPBD Kepahiang dibantu BPBD Provinsi Bengkulu terkendala cuaca untuk melakukan pembersihan tanah yang menutupi jalan sepanjang 50 meter tersebut.

BACA JUGA:Alhamdulillah! Tenaga Honorer Masih Dipertahankan Pemkab Kepahiang

BACA JUGA:Soal Peralihan PDAM ke Perumda Air Minum, Bapemperda DPRD Kepahiang Sebut Pemkab Kepahiang Belum Lengkapi NA

Kepala Pelaksana BPBD Kepahiang Hendra, ST Selasa 12 Januari 2026 menyebutkan dengan ketersediaan sarana dan prasarana yang ada, serta cuaca yang menjadi kendala waktu sepekan dipastikan tuntas membersihkan tanah dampak longsor tersebut.

BACA JUGA:Kekurangan Armada Angkutan Sampah, Dinas LH Anjurkan KUB Antar Sampah Mandiri ke TPST

BACA JUGA:Aplikasi Penghasil DANA 2026, Tugasnya Game Seru dan 5 Menit Langsung Cair!

"Namun, kita upayakan agar dapat dilewati oleh motor. Kendala lambatnya evakuasi tanah akibat longsor ini karena cuaca juga, kemungkinan membutuhkan waktu seminggu," jelas Hendra.

 

Hendra menjelaskan, alat berat yang dikerahkan untuk mengevakuasi tanah longsor tersebut terdiri dari mikuloter dan exavator yang merupakan kolaborasi dengan BPBB Provinsi.

BACA JUGA:Aplikasi Penghasil DANA 2026, Tugasnya Game Seru dan 5 Menit Langsung Cair!

BACA JUGA:Cuan ke Rekening, Ini 15 Game Penghasil Uang dan Saldo DANA Tercepat!

"Kendala cuaca ini menyebabkan alat berat sulit beroperasi, dan untuk meminta alat berat tambahan, beberapa daerah di provinsi juga tengah menggunakan alat berat karena adanya bencana longsor," jelas Hendra.

Sumber: