Disway banner

Bupati Kepahiang Pimpin Upacara HAB Kemenag ke-80, Momentum Tingkatkan Program Keagamaan

Bupati Kepahiang Pimpin Upacara HAB Kemenag ke-80, Momentum Tingkatkan Program Keagamaan

Bupati Kepahiang Pimpin Upacara HAB Kemenag ke-80, Momentum Tingkatkan Program Keagamaan--Reka Fitriani

Radarkepahiang.id - Upacara Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepahiang pada Sabtu 3 Januari 2026. Bupati Kepahiang H. Zurdinata, S.Ip bertindak sebagai inspektur upacara, Kepala Kantor Kemenag Imam Ghazali, M.Pd dan jajaran Kemenag Kepahiang mengikuti berlangsungnya upacara bendera tersebut.

BACA JUGA:Game Penghasil Saldo Dana, Tanpa Modal Bisa Langsung Cair Dalam 5 Detik

BACA JUGA:Ada 62 Titik Rawan Bencana, BPBD Kepahiang Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Acara tersebut diperingati setiap tanggal 3 Januari, untuk memperingati hari berdirinya Kementerian Agama RI yang lahir pada 3 Januari 1946. Mengambil tema dalam acara HAB ke-80 'Umat RUkun dan Sinegeri Indonesia Damai dan Maju', Bupati Kepahiang menyampaikan menjadi momentum untuk menyatukan tekad.

 

"Dengan fondasi yang kokoh, semangat pengabdian yang berdampak, serta penguasaan teknologi yang beretika, kita optimis mampu mengantarkan Indonesia menuju masa depan yang damai, maju dan bermartabat. Kemudian, pada momentum HAB Kemenag ke-80 ini sinergi dengan Pemkab Kepahiang terus ditingkatkan, utamanya pada bidang pendidikan keagamaan," sampai Bupati.

BACA JUGA:Tinjau Lokasi Bencana dan Musibah Kebakaran, Bupati Ingatkan Pentingnya Upaya Mitigasi Bencana!

BACA JUGA:Parpol Wajib Tahu, Dana Banpol Turun Rp10 Ribu per Suara Sah

Membacakan amanat Menag RI pada upacara peringatan HAB ke-80, bupati menyampaikan, merespon tantangan zaman, perlunya melihat kembali lembaran sejarah peradaban. Agama pernah menjadi sumber pencerahan dunia yang luar biasa, ia bukan sekedar perpustakaan, melainkan siret dan penerjemah raksasa yang menjawab persoalan kehidupan melalui ilmu pengetahuan.

"Disanalah nilai-nilai agama berpadu dengan rasionalitas untuk memajukan peradaban manusia, semangat ini yang harus kita hidupkan kembali.  Kini umat manusia menghadapi tantangan besar bernama Artical Intelligence atau kecerdasan buatan, di era ini kita tidak boleh sekedar jadi penonton, jika dahulu para ulama dan cendekiawan mewarnai dunia melalui literasi, maka hari ini ASN Kementerian Agama harus mampu mewarnai subtansi AI dengan konten keagamaan yang otoriatif, valid, moderat, sejak dan mencerahkan," sampai Bupati Kepahiang.

BACA JUGA:Surat Edaran Resmi, OPD Dilarang Rekrut THL atau Tenaga Honorer

BACA JUGA:Diguyur Hujan Semalaman, Rumah Warga Kepahiang Ambruk Dihantam Longsor

Senada disampaikan Kakan Kemenag Kepahiang Imam Ghazali, M.Pd untuk mewujudkan visi besar tersebut, setiap ASN Kementerian Agama dituntut bertransformasi menjadi pribadi yang 'agile', lincah dan sigap menghadapi perubahan, adaptif, terbuka terhadap teknologi dan inovasi, serta responsif, cepat melayani kebutuhan umat dengan empati dan integritas.

Sumber: