Scan Belanjaan 2 Kali, Karyawan Indomaret di Kepahiang Kena Semprot Warga!

Scan Belanjaan 2 Kali, Karyawan Indomaret di Kepahiang Kena Semprot Warga!

Scan Belanjaan 2 Kali, Karyawan Indomaret di Kepahiang Kena Semprot Warga!--Jimmy Mayhendra

Scan Belanjaan 2 Kali, Karyawan Indomaret di Kepahiang Kena Semprot Warga!

RK ONLINE - PT. Indomarco Prismatama atau yang biasa dikenal dengan sebutan Indomaret, tampaknya harus membenahi sejumlah karyawannya. Bagaimana tidak, akibat dari kesalahan salah satu karyawan, Indomaret harus mempertaruhkan reputasi dan nama baiknya sendiri.

Kali ini, kesalahan yang dilakukan oleh salah satu karyawan Indomaret di Kelurahan Dusun Kepahiang, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang ini tergolong cukup fatal. 

BACA JUGA:Dalam Sebulan Terakhir, 2 Jenis Penyakit Ini Hantui Warga Kepahiang

Pasalnya karyawan yang belakangan diketahui bertugas sebagai seorang kasir ini, menscan barang belanjaan sebanyak 2 kali sehingga terpaksa membuat pembeli membayar belanjaan tersebut sebanyak 2 kali lipat dari harga biasanya.

Pengalaman tidak mengenakkan ini dirasakan oleh Teguh warga Kabupaten Kepahiang, Kamis 8 Februari 2024. Sempat terlibat cekcok dengan beberapa karyawan, Teguh akhirnya memutuskan untuk merekam momen cekcok itu dan mengunggahnya ke media sosial pribadi miliknya.

BACA JUGA:Begini Cara KPU Kepahiang Distribusikan Logistik Pemilu 2024 ke TPS Sulit!

Dalam rekaman tersebut, Teguh mengaku bahwa dirinya tiba di Indomaret Kelurahan Dusun Kepahiang sekira pukul 11.00 WIB. Disana, Teguh membeli beberapa kebutuhan yang meliputi susu promina dan juga tusuk gigi. Merasa barang yang dibutuhkan sudah ada digenggaman, Teguh pun kemudian langsung bergegas menuju meja kasir untuk melakukan transaksi pembayaran.

Teguh merasa ada yang janggal, sebab harga yang tertera pada nota belanja, tidak sesuai dengan label harga yang tertera pada rak. Usut punya usut, ternyata ketidaksesuaian harga ini terjadi pada susu promina yang dibelinya. Harga 1 susu promina yang tertera pada rak, yakni sejumlah Rp 19 ribu. Namun pada nota, ternyata tertulis Rp 38 ribu.

BACA JUGA:Gelar Pendidikan Politik, PDI Perjuangan Jamin Ribuan Saksi Bakal Dapat Transport

"Saya komplain ke kasir, ternyata diketahui bahwa susu promina itu katanya terscan 2 kali. Sehingga harganya jadi Rp 38 ribu," ujar Teguh.

 

Namun mirisnya bukannya mendapatkan penjelasan yang sesuai dengan keinginan, Teguh malah mendapatkan perlakuan yang tidak pantas dari salah seorang karyawan. Entah itu karyawan indomaret atau bukan, namun di dalam video yang diunggah tersebut, karyawan yang berjenis kelamin wanita ini tampak menggunakan seragam yang berbeda dari karyawan Indomaret lainnya.

"Omongannya itu kasar sekali, sangat tidak pantas," lanjutnya.

Sumber: