Bukan Hanya Ketua, Sekretaris dan Bendahara KONI Kepahiang Diduga Terlibat, Nanda: Pengakuan Tersangka!

Bukan Hanya Ketua, Sekretaris dan Bendahara KONI Kepahiang Diduga Terlibat, Nanda: Pengakuan Tersangka!

Selain ketua KONI Kepahiang, sekretaris dan bendahara juga diduga terlibat dalam kasus korupsi dana hibah KONI Kepahiang.--Radarkepahiang.id

Bukan Hanya Ketua, Sekretaris dan Bendahara KONI Kepahiang Diduga Terlibat, Nanda: Pengakuan Tersangka!

RK ONLINE - Selain Ketua KONI Kepahiang, Andreeano Trovillian yang belum lama ini resmi ditetapkan tersangka, sekretaris dan bendahara KONI Kepahiang juga diduga terlibat dalam kasus korupsi dana hibah KONI Kepahiang tahun anggaran 2021 - 2022.

 

Sebab bedasarkan hasil penyidikan sementara jaksa menunjukan kalau selain ketua KONI Kepahiang yang sudah resmi menyandang status sebagai tersangka, sekretaris dan bendahara KONI Kepahiang juga diduga kuat ikut terlibat dalam kasus korupsi dana hibah KONI Kepahiang ini.

BACA JUGA:Seret Ketua KONI Kepahiang, Segini Kerugian Negara Dalam Kasus Korupsi Dana Hibah Pemkab Kepahiang

Dengan demikian jika nantinya memang terbukti, besar kemungkinan sekretaris dan bendahara KONI Kepahiang yang diduga terlibat ini, berpotensi besar ikut terseret hingga akhirnya ditetapkan seagai tersangka dalam kasus korupsi dana hibah KONI Kepahiang.

 

Kajari Kepahiang, Ika Mauluddina, SH, MH melalui Kasi Intel Kejari Kepahiang, Nanda Hardika, SH, MH mengungkapkan kalau sebelumnya, mereka sudah melakukan pemeriksaan terhadao Andreeano Trovilian yang dalam hal ini, berkedudukan sebagai ketua KONI Kepahiang. 

BACA JUGA:Jarang Bepergian dan Dinyatakan Hilang, Begini Cerita Lengkap Mulyadi yang Hanya Tersisa Tulang Belulang

Dari hasil pemeriksaan tersebut, nanda mengatakan jika pria yang sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi dana hibah KONI Kepahiang ini mengungkapkan, sekretaris dan bendahara KONI juga ikut mengetahui semua keuangan KONI Kepahiang.

 

Hanya saja lanjut Nanda, terkait ikut menikmati atau tidak uang hasil korupsi tersebut, sampai saat ini pihaknya masih melakukan penyidikan dan pengembangan lebih lanjut untuk mengetahuinya.

 

"Kalau dari pengakuan tersangka, sekretaris dan bendahara KONI Kepahiang juga mengetahui hal ini. Hanya saja apakah ikut terlibat atau tidak, sementara ini masih kami kembangkan," ungkap Nanda.

Sumber: