Ekonomi Bengkulu Triwulan I 2026 Tumbuh 4,72 Persen, Akomodasi dan Jasa Keuangan Jadi Penopang
Kepala BPS Provinsi Bengkulu, Ir. Win Rizal, ME, saat merilis data pertumbuhan ekonomi Bengkulu Triwulan I-2026 pada Selasa, 6 Mei 2026--Gatot/RK
Radarkepahiang.id - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu telah merilis data pertumbuhan ekonomi Bengkulu Triwulan I tahun 2026 yang tetap positif di tengah gejolak ekonomi global. Ekonomi Provinsi Bengkulu tercatat tumbuh 4,72% secara year-on-year.
''Di tengah dinamika perekonomian global dan perdagangan internasional, ekonomi Bengkulu masih menunjukkan optimisme dengan pertumbuhan yang terjaga,'' ujar Kepala BPS Provinsi Bengkulu, Ir. Win Rizal, ME, saat merilis data pertumbuhan ekonomi Bengkulu Triwulan I tahun 2026 pada Selasa, 6 Mei 2026 di kantor BPS Provinsi Bengkulu.
Win Rizal merinci, pertumbuhan terjadi di hampir seluruh lapangan usaha. Hanya sektor Pertambangan dan Penggalian yang terkontraksi cukup dalam, minus 32,20%. Sebaliknya, tiga sektor tumbuh paling tinggi yakni Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 19,73%, Jasa Keuangan dan Asuransi 14,31%, serta Jasa Lainnya 10,30%.
BACA JUGA:Tembus 100 Persen UHC, Bengkulu Perkuat Komitmen Bayar Iuran BPJS Tepat Waktu
Sementara itu, untuk sektor yang masih dominan, Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, tetap tumbuh solid 5,46%.
''Ini kabar baik karena sektor ini menyumbang share terbesar terhadap PDRB Bengkulu, yaitu 32,27 persen,'' kata Win Rizal.
Dua sektor lain dengan kontribusi besar adalah Perdagangan Besar dan Eceran 13,07% serta Transportasi dan Pergudangan 9,21%. Adapun sektor dengan share terkecil yakni Pengadaan Listrik dan Gas 0,09%, Pengadaan Air 0,17%, dan Jasa Lainnya 0,98%.
Secara spasial, Win Rizal menyebut jika struktur ekonomi Pulau Sumatera Triwulan I tahun 2026 masih didominasi Sumatera Utara dengan kontribusi 23,50% terhadap PDRB Sumatera, disusul Riau 23,29% dan Sumatera Selatan 13,60%.
BACA JUGA:Siaga Karhutla 2026, Masyarakat Diimbau Jangan Bakar Lahan
''Bengkulu sendiri berkontribusi 2,10%,'' ujarnya.
Pertumbuhan ekonomi Pulau Sumatera pada periode sama mencapai 5,13% y-on-y. Kepulauan Riau mencatat pertumbuhan tertinggi se-Sumatera sebesar 7,04%, sedangkan Aceh terendah 4,09%.
''Bengkulu berada di posisi ke-7 dari 10 provinsi dengan pertumbuhan 4,72%,'' kata Win Rizal.
Untuk data rinci pertumbuhan ekonomi Provinsi Bengkulu Triwulan I-2026, dapat mengakses laman resmi BPS Provinsi Bengkulu di http://bps.bengkulu.go.id.
Sumber:




