Waspada! Penyakit Mirip Covid-19 Mulai Mengintai Kepahiang di Musim Kemarau

Waspada! Penyakit Mirip Covid-19 Mulai Mengintai Kepahiang di Musim Kemarau

Waspada! Penyakit Mirip Covid-19 Mulai Mengintai Kepahiang di Musim Kemarau--DOK/RK

Radarkepahiang.id -  Musim kemarau yang mulai melanda Kabupaten Kepahiang tidak hanya memicu persoalan krisis air bersih, tetapi turut membawa ancaman serius terhadap kesehatan warga. Peningkatan debu yang beterbangan selama cuaca kering ini disinyalir menjadi pemicu utama melonjaknya kasus infeksi saluran pernapasan (ISPA) dengan gejala yang menyerupai Covid-19.

BACA JUGA:Belanja Pegawai Membengkak, Pemkab Kepahiang Sulit Rekrut CPNS!

BACA JUGA:Atasi Rambut Rusak, Ini 5 Hair Mask yang Tepat!

 

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kepahiang, Dr. H. Tajri Fauzan, M.Si, mengungkapkan bahwa kondisi cuaca yang kering membuat partikel debu mudah beterbangan di udara serta berpotensi membawa virus penyerang saluran pernapasan. Akibatnya, masyarakat rentan mengalami keluhan kesehatan seperti flu, batuk beruntun, hingga demam tinggi.

 

"Karena kemarau, debu yang membawa virus membuat orang yang menghirupnya dapat terinfeksi pernapasan, seperti flu, batuk, dan demam tinggi. Sebenarnya Covid itu belum benar-benar hilang, ini semacam, ibaratnya mutasinya Covid-19," ujar Tajri, Rabu 29 Juli 2026.

BACA JUGA:Warga Kabawetan Patungan Rp15 Juta Tampal Jalan Rusak, Begini Respon Bupati Kepahiang Zurdi Nata

BACA JUGA:Evaluasi Disiplin ASN di Kepahiang, Wabup: Hak Diterima, Kewajiban Harus Dipenuhi

Lebih lanjut, Tajri menjelaskan bahwa infeksi yang disebabkan oleh virus pada dasarnya tidak memiliki obat spesifik yang dapat membasmi virus tersebut secara langsung. Fokus pengobatan medis umumnya diberikan guna meredakan gejala klinis yang dirasakan pasien akibat infeksi.

 

"Tidak ada obatnya virus, tapi dapat dicegah, seperti kebiasaan hidup sehat. Jika ingin diobati maka yang diobati itu penyakitnya, misalnya flunya, batuknya, tapi tidak dengan virusnya,"terangnya.

BACA JUGA:Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bogor Baru – Tangsi Duren Gotong Royong Tambal Jalan Provinsi Berlubang 7 KM

BACA JUGA:Pesona Telaga Hijau Karang Anyar Kepahiang: Dulu Viral Kini Sepi, Pengelola Berharap Bantuan Fasilitas

Sumber:

Berita Terkait