Wajah Kota Bakal Berubah! Bupati Nata Pimpin Langsung Pendataan Aset Jelang Revitalisasi Taman Santoso
Wajah Kota Bakal Berubah! Bupati Nata Pimpin Langsung Pendataan Aset Jelang Revitalisasi Taman Santoso--Istimewa
Radarkepahiang.id – Wajah pusat Kota Kepahiang dipastikan bakal segera berubah menjadi lebih estetik dan representatif. Menandai keseriusan rencana tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang mulai bergerak cepat melakukan inventarisasi (pendataan) aset di kawasan Taman Santoso, Selasa 30 Juni 2026.
BACA JUGA:Menu MBG Terkontaminasi Bakteri, Kepala SPPG Diperiksa Polisi!
BACA JUGA:Protein Powder Comparison, Pilihan Suplemen Terbaik untuk Tubuh!
Pendataan aset yang dimulai sekitar pukul 10.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Bupati Kepahiang, H. Zurdi Nata, S.IP. Pantauan di lapangan, sejumlah aset publik yang mulai didata karena diprediksi bakal terdampak proyek pembongkaran di antaranya adalah pagar pembatas, kursi taman, hingga hamparan paving block.
BACA JUGA:Terduga Pelaku Penculikan Terekam CCTV, Modus Kejadian Kenal Keluarga
BACA JUGA:​Berkas Lengkap, 2 Kurir Sabu Asal Empat Lawang Dilimpahkan Polres Kepahiang ke Kejari
Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata, S.IP menegaskan bahwa Revitalisasi Tahap I Taman Santoso ini merupakan salah satu program prioritas Pemkab Kepahiang. Tujuannya jelas, yakni mempercantik estetika kota sekaligus menyediakan ruang publik yang nyaman bagi masyarakat.
"Revitalisasi ini bertujuan menata wajah Kota Kepahiang, menyediakan ruang interaksi masyarakat, sekaligus mendukung aktivitas perekonomian warga sekitar," ujar Bupati Nata.
BACA JUGA:Alami Peningkatan, Kopi di Kepahiang Sentuh Harga Rp55 ribu untuk Kualitas Terbaik!
BACA JUGA:Panti Asuhan Al-Kahfi di Kepahiang Nyaris Dilalap Si Jago Merah, Seluruh Panti Selamat!
Lebih lanjut dijelaskan Bupati, untuk pembangunan tahap awal ini pihak pemkab akan memfokuskan pada beberapa fasilitas penunjang utama. Di antaranya pembangunan jogging track, lampu taman yang estetik, hingga landmark baru yang bakal jadi ikon Taman Santoso.
"Pembangunan memang kita lakukan secara bertahap, menyesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah kita," tambahnya.
Sumber: