Marak Aksi Curanmor, Warga Kepahiang Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan dan Pasang Kunci Ganda
Marak Aksi Curanmor, Warga Kepahiang Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan dan Pasang Kunci Ganda--Reka Fitriani
Radarkepahiang.id - Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Kabupaten Kepahiang kian meresahkan warga. Meski berbagai upaya pencegahan telah ditingkatkan, para pelaku tampaknya tak jera dan semakin nekat mengincar sepeda motor warga yang terparkir di depan rumah.
BACA JUGA:Simak! 5 Kesalahan Memakai Bedak yang Membuat Kulit Terlihat Kering
BACA JUGA:Wajah Kembali Cerah, Ini 4 Pilihan Micellar Water Lokal untuk Kulit Kusam
Terbaru, dua terduga pelaku curanmor kembali beraksi di kawasan Gang Ketapang, RW 2, Kelurahan Dusun Kepahiang, Kecamatan Kepahiang, pada Rabu 29 Juli 2026 dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Beruntung, kesigapan warga setempat berhasil menggagalkan rencana jahat tersebut setelah gerak-gerik mencurigakan keduanya sejak awal sudah diawasi.
Kendati kedua pelaku berhasil melarikan diri dari kepungan warga, mereka terpaksa meninggalkan sepeda motor yang digunakan untuk beraksi di lokasi kejadian. Kendaraan jenis Honda Supra GTR 150 dengan nomor polisi B 4618 KAQ itu kini telah diamankan dan diserahkan kepada pihak kepolisian sebagai barang bukti guna penyelidikan lebih lanjut.
BACA JUGA:Dinkes Kepahiang Ingatkan Warga Waspada Ancaman Penyakit Akibat Krisis Air Bersih Selama Kemarau
BACA JUGA:Miris, Begini Dilemanya Sekolah Pelosok di Kepahiang
Ketua RW 2 Kelurahan Dusun Kepahiang, Ujang Mahar, membenarkan peristiwa pencurian yang gagal tersebut. Menurutnya, sepeda motor milik pelaku langsung diamankan warga sesaat setelah kedua pelaku kabur tunggang langgang.
"Pelakunya berhasil kabur, tetapi motornya ditinggal di lokasi. Motor tersebut sudah kami serahkan ke pihak kepolisian untuk kepentingan penyelidikan," ujar Ujang.
BACA JUGA:Bikin Kulit Segar di Cuaca Panas, Ini 3 Rekomendasi Face Mist
BACA JUGA:Ini Rekomendasi Hand Cream Terbaik untuk Tangan Kering dan Pecah-pecah!
Berdasarkan keterangan warga sekitar, gelagat kedua pelaku sebenarnya sudah mencurigakan sejak beberapa waktu sebelumnya. Mereka terpantau beberapa kali mondar-mandir keluar masuk Gang Ketapang sambil terus mengawasi situasi lingkungan sekitar.
Sumber: