Terduga Pelaku Penculikan Terekam CCTV, Modus Kejadian Kenal Keluarga

Terduga Pelaku Penculikan Terekam CCTV, Modus Kejadian Kenal Keluarga

Terduga Pelaku Penculikan Terekam CCTV, Modus Kejadian Kenal Keluarga--DOK/RK

Radarkepahiang.id – Masyarakat Kabupaten Kepahiang, khususnya di wilayah Kelurahan Padang Lekat dan Pasar Ujung, mendadak geger pada Senin, 29 Juni 2026. Hal ini dipicu oleh peristiwa dugaan penculikan yang menimpa Hamda Sakia (9), anak dari Hendro Hutomo (42), seorang petugas Dinas Sosial (Dinsos) Kepahiang yang merupakan warga Desa Imigrasi Permu.

Aksi nekat pelaku kabarnya sempat terekam oleh kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi awal kejadian. Kronologi kejadian yang diceritakan ayah kandung korban modus terduga pelaku kenal keluarga.

BACA JUGA:​Berkas Lengkap, 2 Kurir Sabu Asal Empat Lawang Dilimpahkan Polres Kepahiang ke Kejari

BACA JUGA:Alami Peningkatan, Kopi di Kepahiang Sentuh Harga Rp55 ribu untuk Kualitas Terbaik!

Berdasarkan penuturan Hendro, peristiwa mencekam ini bermula saat sang anak sedang berada di rumah kakeknya di Kelurahan Pasar Ujung, tepatnya di kawasan dekat TK Pembina. Ketika korban hendak berjalan kaki untuk bermain ke rumah saudaranya yang tidak jauh dari sana, tiba-tiba ia dihampiri oleh seorang pria misterius.

"Anak saya didatangi oleh seseorang yang mengendarai sepeda motor dan mengenakan masker. Pelaku kemudian memaksanya untuk ikut," ungkap Hendro.

 

Untuk melancarkan aksinya, Orang Tak Dikenal (OTD) tersebut menggunakan modus penipuan dengan mengaku-ngaku mengenal anggota keluarga korban. Pelaku berdalih ingin mengajak korban menemui "pacarnya". 

Karena percaya, korban akhirnya bersedia dibonceng hingga dibawa ke sebuah pondok di kawasan perkebunan Kelurahan Padang Lekat.

Gagal karena Ban Motor Bocor

Beruntung, aksi dugaan penculikan ini tidak berjalan mulus. Sesampainya di lokasi perkebunan, ban sepeda motor yang dikendarai pelaku tiba-tiba pecah. Pelaku kemudian meninggalkan korban sendirian di pondok tersebut dengan alasan mencari bantuan atau menjemput orang lain. Di saat itulah, korban yang mulai merasa curiga dan ketakutan langsung mengambil langkah seribu.

BACA JUGA:Panti Asuhan Al-Kahfi di Kepahiang Nyaris Dilalap Si Jago Merah, Seluruh Panti Selamat!

BACA JUGA:Banyak yang Tak Sadar, Ternyata Ini Penyebab Darah Tinggi Sebenarnya

"Anak saya sadar ada yang tidak beres karena orang yang katanya pacar pelaku itu tidak ada. Dia langsung lari dari pondok sambil berteriak histeris mengaku diculik, hingga akhirnya diselamatkan oleh warga sekitar," tambah Hendro.

Sumber:

Berita Terkait