Tinjau Pelajar Korban Keracunan, Dikbud Minta Penyaluran MBG Sesuai SOP!

Tinjau Pelajar Korban Keracunan, Dikbud Minta Penyaluran MBG Sesuai SOP!

Tinjau Pelajar Korban Keracunan, Dikbud Minta Penyaluran MBG Sesuai SOP!--Reka Fitriani

Radarkepahiang.id -  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepahiang meninjau langsung pelajar korban keracunan menu santapan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi pada Kamis  4 Juni 2026. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepahiang Dr. Nining Fawely Pasju, S.Pt MM melalui Kabid PTK Lia Febriani, SE yang meninjau langsung korban keracunan MBG di Puskesmas Kelobak mengungkapkan, pihaknya prihatin dengan kondisi para pelajar yang diduga keracunan menu MBG itu.

 

Terlebih, kejadian tersebut terjadi ditengah para pelajar mengikuti aktivitas belajar mengajar di satuan pendidikan yang dijadwalkan tengah melaksanakan ujian.

BACA JUGA:Bandel! 2 Perusahaan Telekomunikasi Nunggak Pajak PBB, BKD Gandeng Kejari Kepahiang

BACA JUGA:219 Guru di Kepahiang Belum Terima Tunjangan Sertifikasi TA 2025, Ini Kata Dikbud!

"Anak-anak kami yang diduga keracunan MBG ini sedang belajar dan melaksanakan ujian, kami prihatin dengan kejadian ini dan meninjau langsung pelajar ke Puskesmas. Data yang kami terima, ada sekitar 16 orang yang dilakukan perawatan medis," ujar Lia.

 

Disinggung terkait dengan kewenangan Dinas Dikbud untuk merekomendasikan menutup sementara kegiatan dapur SPPG MBG yang menyebabkan belasan orang ini keracunan, menurut Lia, pihaknya tidak memiliki kewenangan penuh untuk melakukan hal tersebut. Namun, pihaknya berharap demi keberlangsungan program strategis nasional yang sasarannya adalah mayoritas pelajar, agar penyaluran MBG sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

BACA JUGA:Jangan Menunda Pekerjaan, Ini 3 Cara Mengatasi Prokratinasi agar Lebih Produktif

BACA JUGA:3 Rekomendasi Minyak Zaitun untuk Rambut Kering dan Mengembang

"Kalau untuk merekomendasikan menutup sementara operasi SPPG MBG yang menyebabkan belasan orang ini keracunan, kami tidak ada kewenangan. Namun yang pasti, kami berharap ke depan penyaluran MBG sesuai dengan SOP, agar SPPG memperhatikan kehigienisan produknya sampai diterima oleh sekolah," jelas Lia.

Sumber: