Teh Hijau vs Kopi, Mana yang Efektif Turun Berat Badan!

Selasa 25-08-2026,20:31 WIB
Reporter : Reka Fitriani
Editor : Hendika

Radarkepahiang.id - Masalah berat badan alias lemak menumpuk memang jadi urusan yang tak menarik perhatian. Tak jarang, rajin minum teh hijau masuk dalam daftar saran yang dianjurkan.Begitu juga minum kopi. Sering muncul dalam daftar tips menjaga pola makan yang disebut dapat membantu menurunkan berat badan.

Baik teh hijau maupun kopi disebut mengandung senyawa yang dapat membantu metabolisme dan penggunaan energi dalam tubuh. Kedua jenis minuman ini pun disebut berkalori rendah.

BACA JUGA:Berjuang 13 Tahun Jadi Honorer hingga Jadi PPPK Paruh Waktu, Kisah Guru PAI di Kepahiang Ini Bikin Haru!

BACA JUGA:Desil Mendadak Naik, Warga Kurang Mampu di Kepahiang Dicoret dari Penerima Bansos!

Tugas Penting Kafein pada KopiDisebutkan, bukan hanya kafein yang jadi rahasia utama manfaat kopi untuk mendukung penurunan berat badan. Tapi, ada kandungan lain yaitu asam klorogenik, polifenol yang berperan dalam metabolisme dan pengaturan gula darah.
Kafein pada gula disebut dapat mendukung penurunan berat badan, BMI, dan lemak tubuh secara moderat. Dan, lewat jalur lain, kopi dapat mengurangi pertumbuhan sel lemak dan mendukung mikrobioma usus yang lebih sehat.

BACA JUGA:Hampir Mustahil, 20 Tahun Honor Jadi Tenaga Pendidik, Wanita Ini Nyambi Ngojek dan Jualan Sayur Demi Hidup

Disebutkan, ada penelitian yang menemukan, minum 1-7 cangkir per minggu kopi berkafein tanpa gula atau dengan gula sedikit, dikaitkan dengan pengurangan lemak tubuh total, lemak perut bagian tengah, dan lemak visceral , yaitu lemak perut bagian dalam yang terkait dengan risiko kesehatan metabolik. Tapi perlu dicatat, minum lebih banyak dari itu tidak menunjukkan manfaat yang sama, dan kafein pada kopi merupakan bagian penting dari teka-teki ini.

BACA JUGA:Kebakaran Beruntun Hantam Kepahiang, Damkar Hanya Bisa Gigit Jari Andalkan 1 Unit Mobil!

Dan, Dietitian Rachael Ajmera mengingatkan, kopi bukan solusi ajaib untuk menurunkan berat badan, tetapi bisa bermanfaat.


"Namun, perlu diingat bahwa apa yang Anda masukkan ke dalam kopi dapat berdampak besar pada potensi manfaat penurunan berat badan. Meskipun kopi hitam polos rendah kalori, menambahkan banyak gula, sirup perasa, dan krimer dapat dengan cepat meningkatkan kandungan kalori dan meniadakan potensi manfaat apa pun," katanya.

BACA JUGA:Cuaca Panas Terik Diprediksi Hingga Oktober, Kapolres Kepahiang Imbau Warga Waspada Karhutla

Bagaimana Senyawa dalam Teh Hijau Bekerja?Menurut Dietitian Johannah Katz, teh hijau mengandung katekin, terutama EGCG, ditambah kafein. Senyawa-senyawa ini dapat sedikit memengaruhi pengeluaran energi dan oksidasi lemak.

Disebutkan, hasil penelitian menunjukkan, teh hijau dapat mendukung pengelolaan berat badan melalui beberapa mekanisme. Yaitu, mengurangi nafsu makan, membatasi penyerapan lemak di saluran pencernaan, dan mendorong tubuh untuk membakar sedikit lebih banyak energi.

BACA JUGA:Cuma Modal KTP, Begini Cara Cek Bansos BNPT Rp600.000


"Teh hijau juga merupakan pilihan cerdas jika Anda saat ini mengonsumsi minuman manis. Cukup mengganti minuman manis dengan teh hijau tanpa pemanis dapat mengurangi asupan kalori secara keseluruhan tanpa terasa seperti pembatasan," tambah Ajmera.

Kopi Vs Teh HijauLalu, mana yang paling unggul memangkas berat badan dengan meluruhkan lemak-lemak yang menumpuk di tubuh?Kata Katz, jika keduangan dibandingkan, kopi bisa dibilang lebih unggul. Meski, imbuh dia, keduanya bisa dimasukkan ke dalam daftar tips penurunan berat badan.

BACA JUGA:Agar Hasilnya Maksimal, Ini Waktu Terbaik Minum Suplemen Kolagen!


Dan, keunggulan keduanya disebut tidak terlalu besar. Yang penting adalah mengonsumsi keduanya tanpa pemanis dan fokus pada kebiasaan yang lebih luas yang mendorong hasil nyata dan berkelanjutan.

"Kopi tanpa pemanis mungkin memiliki sedikit keunggulan untuk penurunan berat badan. Terutama karena kopi biasanya mengandung lebih banyak kafein, dan kafein telah terbukti sedikit mendukung pengurangan berat badan, BMI, dan lemak tubuh. Peningkatan asupan kopi tanpa pemanis dikaitkan dengan sedikit penurunan penambahan berat badan jangka panjang, sementara penambahan gula meniadakan manfaat tersebut," jelas Katz.

"Teh hijau tanpa pemanis (dingin atau panas) bisa menjadi pengganti yang bermanfaat jika menggantikan minuman manis.

Kategori :