Wajib Tahu, Berapa Protein yang Dibutuhkan Tubuh Tiap Hari!

Minggu 10-05-2026,14:53 WIB
Reporter : Reka Fitriani
Editor : Hendika

Radarkepahiang.id - Protein adalah salah satu makronutrien penting yang dibutuhkan tubuh untuk berbagai fungsi vital, mulai dari membangun dan memperbaiki jaringan, memproduksi enzim dan hormon, hingga mendukung sistem kekebalan tubuh. Kebutuhan protein setiap individu bervariasi.

Rata-rata orang dewasa membutuhkan sekitar 0,8 gram protein per kilogram berat badan (BB) per hari, atau sekitar 60-65 gram untuk dewasa pada umumnya. Namun, angka ini bisa lebih tinggi untuk kelompok tertentu seperti anak-anak, remaja, ibu hamil atau menyusui, atlet, dan lansia.

BACA JUGA:Tips Kebun Produktif di Lahan Terbatas, Ini Cara Membuat Pohon Buah Pendek Tapi Lebat Buah!

BACA JUGA:Enak, Sehat dan Bebas Minyak, Ini Resep Tahu untuk Diet

Definisi dan Fungsi Protein bagi Tubuh


Protein merupakan molekul kompleks yang terdiri dari rantai asam amino. Terdapat 20 jenis asam amino, sembilan di antaranya adalah asam amino esensial yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh dan harus diperoleh melalui makanan. Protein berperan krusial dalam hampir setiap proses biologis.


- Membangun dan memperbaiki sel serta jaringan, termasuk otot, kulit, rambut, dan organ dalam.
- Memproduksi enzim dan hormon yang mengatur berbagai reaksi kimia dalam tubuh.
- Membantu transportasi zat penting seperti oksigen dan nutrisi melalui darah.
- Mendukung fungsi kekebalan tubuh dengan membentuk antibodi.
- Menyediakan sumber energi cadangan jika karbohidrat dan lemak tidak mencukupi.

BACA JUGA:Diet Jadi Mudah, Ini Gula Sehat Pengganti Gula Pasir!

BACA JUGA:Hadapi Penilaian Internal Itjen Kemenag RI, Kemenag Kepahiang Siap Inovasi Unggulan


Pentingnya Mencukupi Asupan Protein Harian


Mencukupi asupan protein sangat penting untuk menjaga kesehatan optimal dan mencegah berbagai masalah kesehatan. Kekurangan protein dalam jangka panjang dapat menyebabkan kelemahan otot, penurunan massa otot (sarkopenia), gangguan pertumbuhan pada anak-anak, rambut rontok, hingga penurunan fungsi kekebalan tubuh.


Asupan protein yang adekuat juga membantu dalam pengelolaan berat badan. Protein memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga dapat mengurangi keinginan untuk ngemil dan mendukung upaya penurunan berat badan atau pemeliharaan berat badan sehat.

BACA JUGA:Tiang Listrik Terbakar Disinyalir Sudah Usang, PLN Klaim Sudah Diperbaiki!


Faktor-faktor yang Memengaruhi Jumlah Protein yang Dibutuhkan Tubuh
Kebutuhan protein setiap orang tidaklah sama. Beberapa faktor utama yang memengaruhi berapa banyak protein yang diperlukan meliputi:


- Usia: Anak-anak dan remaja yang sedang dalam masa pertumbuhan membutuhkan protein lebih banyak untuk mendukung perkembangan fisik. Lansia juga memerlukan asupan protein yang lebih tinggi, sekitar 1,2 gram per kilogram berat badan per hari, untuk menjaga massa otot dan mencegah sarkopenia.


- Jenis Kelamin: Perbedaan kebutuhan kalori dan komposisi tubuh antara pria dan wanita dapat memengaruhi rekomendasi asupan protein.


- Tingkat Aktivitas Fisik: Individu yang sangat aktif, seperti atlet atau pekerja fisik berat, memiliki kebutuhan protein yang lebih tinggi. Protein membantu memperbaiki kerusakan otot setelah berolahraga dan mendukung pertumbuhan otot baru.


- Kondisi Kesehatan: Kondisi tertentu seperti kehamilan, menyusui, pemulihan dari cedera atau operasi, serta penyakit kronis dapat meningkatkan kebutuhan protein tubuh. Ibu hamil dan menyusui membutuhkan protein ekstra untuk pertumbuhan janin dan produksi ASI.

BACA JUGA: Waspada Bahaya Dehidrasi, Kelelahan, dan Heatstroke Saat Cuaca Panas


Panduan Umum Jumlah Protein yang Dibutuhkan Tubuh
Secara umum, rekomendasi asupan protein harian adalah sekitar 0,8 gram per kilogram berat badan untuk orang dewasa. Ini berarti seseorang dengan berat 75 kg membutuhkan sekitar 60 gram protein per hari. Alternatifnya, total kalori harian dapat menjadi acuan, dengan 10-35% berasal dari protein.

 

Untuk kelompok dengan kebutuhan lebih tinggi:
- Anak-anak dan Remaja: Kebutuhan protein per kilogram berat badan seringkali lebih tinggi daripada orang dewasa untuk mendukung pertumbuhan pesat.
- Ibu Hamil dan Menyusui: Membutuhkan tambahan protein untuk mendukung pertumbuhan janin dan bayi, serta produksi ASI. Angkanya bisa mencapai 1,1 gram per kilogram berat badan atau lebih.

BACA JUGA:Update Harga BBM Hari Ini: Sejumlah Jenis Nonsubsidi Mengalami Penyesuaian


- Atlet dan Binaragawan: Tergantung pada intensitas dan jenis latihan, kebutuhan protein bisa berkisar antara 1,2 hingga 2,0 gram per kilogram berat badan untuk pemulihan dan pertumbuhan otot.
- Lansia: Seperti disebutkan, 1,0 hingga 1,2 gram per kilogram berat badan direkomendasikan untuk mencegah kehilangan massa otot.

Sumber Protein Terbaik untuk Memenuhi Kebutuhan Harian
Memenuhi kebutuhan protein dapat dilakukan melalui berbagai sumber makanan, baik hewani maupun nabati. Kualitas protein diukur dari kelengkapan asam amino esensialnya.

BACA JUGA:Update Harga BBM Hari Ini: Sejumlah Jenis Nonsubsidi Mengalami Penyesuaian


- Sumber Protein Hewani: Daging merah tanpa lemak, ayam tanpa kulit, ikan (salmon, tuna), telur, susu, keju, dan produk olahan susu lainnya. Sumber ini biasanya mengandung semua asam amino esensial.


- Sumber Protein Nabati: Kacang-kacangan (lentil, buncis, kacang polong), tahu, tempe, edamame, biji-bijian (quinoa, chia seed), brokoli, bayam, dan jamur. Untuk mendapatkan profil asam amino esensial yang lengkap dari sumber nabati, disarankan mengombinasikan berbagai jenis makanan nabati.


Dampak Kekurangan dan Kelebihan Protein


Kekurangan protein dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang telah disebutkan sebelumnya. Sebaliknya, asupan protein yang berlebihan secara terus-menerus juga memiliki potensi risiko. Meskipun jarang terjadi, kelebihan protein dapat membebani ginjal, terutama pada individu dengan kondisi ginjal yang sudah ada sebelumnya.

Hal ini juga dapat menyebabkan masalah pencernaan atau dehidrasi.
Penting untuk mencapai keseimbangan yang tepat sesuai dengan kebutuhan tubuh masing-masing, bukan hanya fokus pada jumlah protein yang dibutuhkan tubuh, tetapi juga variasi sumbernya.

Kategori :