Update Harga BBM 26 April 2026: BBM Nonsubsidi Melonjak, Pertalite Tetap

Minggu 26-04-2026,17:56 WIB
Reporter : Jimmy Mahendra
Editor : Antoni

Kenaikan paling signifikan terjadi pada BBM jenis solar dan bensin beroktan tinggi. Dexlite dan Pertamina Dex mengalami lonjakan hingga lebih dari Rp9.000 per liter dibandingkan harga sebelumnya. Sementara Pertamax Turbo juga naik drastis hingga menyentuh kisaran Rp19.400 per liter.

Kondisi ini membuat harga BBM nonsubsidi di sejumlah daerah bahkan mendekati Rp25 ribu per liter, terutama di wilayah luar Jawa yang memiliki komponen distribusi lebih tinggi.

BACA JUGA:Update Terbaru Harga Dexlite dan Pertamina Dex: Lonjakan Harga Bebani Pengguna BBM Diesel

Alasan Penyesuaian Harga

Penyesuaian harga BBM nonsubsidi ini tidak lepas dari dinamika harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah. Selain itu, kebijakan ini juga merupakan bagian dari mekanisme penyesuaian berkala yang dilakukan Pertamina agar harga tetap mengikuti kondisi pasar global.

Di sisi lain, pemerintah masih mempertahankan harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar guna menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, terutama sektor transportasi dan logistik.

 

Dampak ke Masyarakat

Kenaikan harga BBM nonsubsidi diprediksi akan berdampak pada biaya operasional kendaraan, khususnya kendaraan diesel dan kendaraan dengan bahan bakar beroktan tinggi. Hal ini juga berpotensi memicu kenaikan harga barang dan jasa jika tidak diantisipasi dengan baik.

Meski demikian, sebagian masyarakat masih memiliki alternatif menggunakan BBM subsidi yang harganya relatif stabil. Namun, penggunaan BBM subsidi tetap diatur agar tepat sasaran.

BACA JUGA:Kenaikan Harga Dexlite dan Pertamina Dex Picu Efek Berantai ke Perekonomian Nasional

Imbauan ke Masyarakat

Pertamina mengimbau masyarakat untuk menggunakan BBM sesuai spesifikasi kendaraan serta mempertimbangkan efisiensi penggunaan bahan bakar. Selain itu, masyarakat juga diharapkan dapat mengikuti perkembangan harga BBM secara berkala.

Dengan kondisi harga BBM yang fluktuatif, kebijakan energi ke depan diperkirakan masih akan dinamis, mengikuti situasi global dan kebutuhan dalam negeri.

Kategori :