BACA JUGA:Dari Nol-Berhasil, Tutorial Membuat Robot dengan Teknologi AI, Gampang!
2. Lakukan pencatatan yang terperinci
Dalam satu hari saja, Anda pasti melakukan beragam transaksi keuangan, entah itu berbelanja di minimarket atau mengisi token listrik. Dalam transaksi harian, nominal uang yang dikeluarkan biasanya tidak terlalu besar. Nominal uang yang kecil ini sering kali lupa tidak tercatat. Padahal, berapa pun nominalnya, pengeluaran tetaplah pengeluaran.
Untuk itu, usahakan lakukan pencatatan keuangan yang terperinci untuk setiap pengeluaran. Akan lebih baik lagi jika Anda menyimpan bukti transaksi untuk memudahkan pencatatan. Selain membantu melacak pengeluaran Anda, cara ini juga efektif untuk memperkirakan jumlah pengeluaran rumah tangga Anda selanjutnya.
BACA JUGA:Bisa Tembus Rp10 Juta Perbulan, Begini Cara Memanfaatkan Teknologi AI untuk Menghasilkan Uang
BACA JUGA:Begini Gambaran Dunia Masa Depan Berkat Era Teknologi AI
3. Buat rekening terpisah antara tabungan dan operasional
Cara mengelola keuangan rumah tangga yang satu ini wajib untuk diterapkan. Jangan pernah menyentuh uang yang disimpan dalam rekening tabungan dan alokasikan sejumlah dana untuk rekening operasional keluarga Anda. Memisahkan antara tabungan dan pengeluaran akan membantu Anda lebih disiplin dalam menyimpan uang.
4. Sisihkan dana darurat
Menabung diperlukan untuk kepentingan jangka panjang. Biasanya digunakan untuk mewujudkan rencana di masa depan ataupun untuk kebutuhan lain yang tidak bisa diprediksi kapan datangnya. Selain itu, menabung juga diperlukan dalam rangka menyiapkan dana darurat. Dana darurat ini sangat dibutuhkan saat Anda menghadapi situasi darurat, misalnya saat anak tiba-tiba jatuh sakit atau saat terjadi bencana alam.
BACA JUGA:Knalpot Brong Siap-Siap Diamankan, Polres Kepahiang Gelar Ops Keselamatan Nala2026
BACA JUGA:PDAM Sebut Aset dan Gedung Milik Pemerintah, Sulit Disita untuk Bayar Gaji Eks Karyawan!
5. Siapkan dana untuk proteksi
Selain mencatat keuangan, mengatur pengeluaran rumah tangga, dan menyiapkan dana darurat, Anda pun perlu menyiapkan dana untuk proteksi. Dana proteksi ini bisa melindungi Anda dan keluarga saat sedang berada dalam kondisi sakit atau kecelakaan. Dana proteksi yang bisa Anda gunakan misalnya asuransi kesehatan dan asuransi jiwa.