Disway banner

Solusi Kebun Mini Estetik dan Produktif, 5 Jenis Makanan Hias yang Bisa Dimakan

Solusi Kebun Mini Estetik dan Produktif, 5 Jenis Makanan Hias yang Bisa Dimakan

Solusi Kebun Mini Estetik dan Produktif, 5 Jenis Makanan Hias yang Bisa Dimakan--DOK/NET

Radarkepahiang.id - Keterbatasan lahan atau keinginan untuk berkebun secara vertikal di rumah kini bukan lagi penghalang untuk menikmati keindahan alam dan mendapatkan pasokan pangan segar. Konsep tanaman hias yang bisa dimakan, atau edible ornamental, menawarkan solusi cerdas yang menggabungkan estetika visual dengan fungsi praktis.

BACA JUGA:2 Pejabat Eselon II Pemkab Kepahiang Pensiun, 3 Kursi JPTP Kosong!

BACA JUGA:Setubuhi Pacar Dibawah Umur, Duda Ujan Mas Terancam 15 Tahun Penjara!

Dengan memilih jenis tanaman hias yang bisa dimakan, Anda tidak hanya mempercantik hunian, tetapi juga memperoleh bahan pangan organik yang sehat dan mudah diakses. Tren menanam jenis tanaman hias yang bisa dimakan semakin populer di kalangan masyarakat perkotaan, memungkinkan mereka mengubah teras atau balkon menjadi kebun mini yang produktif dan menarik.

BACA JUGA:Tindaklanjut Proyek Panas Bumi, Bupati Kepahiang Kunker ke PLN Pusat

BACA JUGA:Peluang Cuan Dari Ponsel yang Perlu Disikapi Bijak, Aplikasi Penghasil Saldo DANA Paling Dicari!

Pemanfaatan jenis tanaman hias yang bisa dimakan ini memberikan banyak keuntungan. Selain memperindah lingkungan, tanaman-tanaman ini juga dapat menjadi sumber nutrisi penting bagi keluarga. Bayangkan memiliki kebun kecil yang tidak hanya sedap dipandang, tetapi juga menyediakan bumbu segar, bahan teh herbal, atau bahkan sayuran untuk hidangan sehari-hari. 

BACA JUGA:3 Model Pagar Batu Alam Agar Terlihat Estetik dengan Kombinasi Besi yang Menarik

Kelompok Bunga Edible (Edible Flowers)


1. Bunga Telang (Clitoria ternatea)


Cara Konsumsi: Kelopak bunganya dapat diseduh untuk membuat teh biru kaya antioksidan, atau digunakan sebagai pewarna alami untuk nasi biru (nasi kerabu) dan hidangan penutup lainnya. Daun muda dan polongnya yang masih lunak juga bisa dimakan sebagai sayuran.


2. Bunga Matahari (Helianthus annuus)

BACA JUGA:3 Model Pagar Batu Alam Agar Terlihat Estetik dengan Kombinasi Besi yang Menarik

BACA JUGA:Intip Desain Denahnya, Ini 5 Model Rumah Minimalis di Desa 2 Kamar


Cara Konsumsi: Bijinya dapat diolah menjadi kuaci, dimakan mentah, dipanggang, atau dikeringkan. Minyak juga bisa diekstraksi dari biji bunga matahari. Kuncup bunga muda dapat direbus atau dipanggang dan disajikan seperti artichoke. Kelopak bunganya yang kuning dapat dijadikan hiasan salad, meskipun beberapa mungkin memiliki rasa sedikit pahit. Daun muda yang lembut juga bisa dikukus dan dimakan seperti bayam.


3. Mawar (Rosa)


Cara Konsumsi: Kelopak mawar (pastikan bebas pestisida kimia) dapat digunakan dalam salad, sebagai hiasan kue, atau untuk membuat selai, teh, dan sirup. Buah mawar, yang disebut rose hip, sangat kaya vitamin C dan dapat digunakan untuk membuat teh atau selai. Daun mawar juga bisa digunakan dalam campuran teh herbal.

BACA JUGA:Inovasi Rasa Menyegarkan Kans Datang Pelanggan, 3 Ide Jualan Es Minim Pesaing

BACA JUGA:Keluarga Tersangka MK Minta Stop Buat Statement Soal Dugaan Pembunuhan Gita Fitri Ramadani


4. Bunga Sepatu (Hibiscus)


Cara Konsumsi: Kelopak bunganya sering dikeringkan untuk dijadikan teh kembang sepatu yang rasanya segar mirip cranberry. Bunga sepatu juga dapat digunakan dalam selai, jeli, sirup, atau sebagai hiasan salad. Daun muda Hibiscus sabdariffa bisa dimakan mentah dalam salad atau dimasak dalam sup dan semur.

BACA JUGA:Entry Meeting BPK, Pemkab Kepahiang Tegaskan Komitmen Transparansi Keuangan

BACA JUGA:SE Bupati Segera Diterbitkan, Setiap Jumat ASN Kepahiang Bisa Mulai WFH


5. Marigold (Tagetes)
Cara Konsumsi: Kelopak bunga marigold memiliki rasa mirip jeruk pedas atau sedikit pahit dan dapat ditaburkan di atas sup atau salad. Beberapa varietas, seperti Signet Marigolds (Tagetes tenuifolia), dikenal memiliki rasa seperti jeruk. Bunga marigold juga dapat digunakan sebagai pewarna alami untuk nasi.

Sumber: