Kasus Kematian Sopiah Belum Terungkap, Ini Harapan Orangtua Korban!
Kasus Kematian Sopiah Belum Terungkap, Ini Harapan Orangtua Korban!--Reka Fitriani
Radarkepahiang.id - Sejak ditemukan di tepi jurang jalan lintas Kepahiang-Bengkulu pada Selasa 10 Maret 2026 lalu, kasus kematian Sopiah (22) warga Desa Sungai Pinang, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan hingga kini belum terungkap. Beredar video ungkap kedua orang tua korban yakni Sahimin (65) dan Rasila (61) memohon agar pengungkapan kasus kematian anak bungsunya tersebut segera dituntaskan.
BACA JUGA:Bansos Beras dan Minyak Mulai Disalurkan, Bupati Kepahiang Serahkan Simbolis untuk KPM!
BACA JUGA:Tak Hanya Bank Indonesia, Pemkab Minta Perbankan Bantu CSR Pembangunan Taman Santoso
Diketahui, Sopiah yang merupakan putri bungsu dari empat bersaudara tersebut ditemukan tewas mengenaskan dengan kondisi jenazah yang hampir tidak dikenali dalam keadaan berbadan dua ditengah tumpukan sampah di tepi jurang jalan lintas Kepahiang-Bengkulu. Ibu korban, Rusila mengungkap pilu, jenazah anaknya dibuang bagai anak ayam ditengah tumpukan sampah.
"Apa karena kami ini orang miskin, sampai tega orang membuang mayat anak kami ditengah tumpukan sampah di Kepahiang sana," ungkap Rusila sedih.
BACA JUGA:Dishub Kepahiang Evaluasi Pengelolaan Parkir Baru, Targetkan PAD Meningkat
Ditengah keterpurukan ekonomi, ditambah musibah besar kehilangan sang putri bungsunya meninggal dengan cara tidak wajar, ia berharap adanya keadilan di negara ini. Rusila memohon aparat kepolisian untuk mengungkap kasus kematian putrinya seterang mungkin.
"Tolong pak polisi, siapa pelaku yang tega membunuh dan membuang anak kami. Kami berharap kasus ini segera terungkap," kata Rusila.
BACA JUGA:Sampah Dimana-mana, Wisata Kebun Teh Dikeluhkan Pengunjung!
BACA JUGA:Viral! 5 Game Penghasil Saldo DANA Ini Tercepat 2026 dan Terbukti Membayar
Untuk diketahui, sebelumnya Sopiah dilaporkan hilang lantaran tidak pulang ke rumahnya pada 5 Maret 2026, selang enam hari kemudian kabar duka ditemukannya mayat perempuan di tepi jurang jalan lintas Kepahiang-Bengkulu, hingga mayat tersebut teridentifikasi adalah Sopiah. Dari kasus penemuan mayat tersebut, oleh pihak keluarga melakukan upaya autopsi agar diketahui adanya tanda-tanda kekerasan penyebab kematian korban.
Sumber:



