Hati-hati, Ini 3 Penyakit yang Mengintai Pasca Lebaran
Hati-hati, Ini 3 Penyakit yang Mengintai Pasca Lebaran--DOK/NET
Radarkepahiang.id - Libur Lebaran akan segera usai. Setelah beberapa hari diisi dengan silaturahmi, perjalanan mudik, dan konsumsi makanan khas yang cenderung berlemak, tubuh kini mulai kembali ke ritme aktivitas normal.Namun, fase transisi ini justru kerap menjadi momen di mana berbagai keluhan kesehatan mulai muncul.
BACA JUGA:3 Model Atap Dapur Transparan Sekaligus untuk Jemuran
BACA JUGA:Pelajar Alami Kecelakaan di Jalan Lintas Kepahiang-Curup
Tidak sedikit orang yang baru merasakan tubuhnya menurun setelah liburan berakhir.Kondisi ini umumnya dipicu oleh kombinasi kelelahan, perubahan pola makan, serta kurangnya waktu istirahat selama Lebaran. Selain itu, mobilitas tinggi dan interaksi dengan banyak orang juga meningkatkan risiko paparan penyakit.
BACA JUGA:Tenang Layanan Santai Sayang Masih Berlanjut!
BACA JUGA:Bupati Kepahiang Ingatkan ASN Tak Nambah Libur Lebaran
1. Diare, Paling Sering Terjadi Usai Liburan
Diare jadi salah satu keluhan paling umum setelah Lebaran, terutama pada anak-anak. Penyebabnya sering kali sepele, seperti lupa cuci tangan sebelum makan atau mengonsumsi makanan yang kurang higienis saat perjalanan.Diare bisa dipicu oleh virus, bakteri, atau parasit. Namun faktor kebersihan juga punya peran besar.
BACA JUGA:BPBD Kepahiang Ingatkan Potensi Bencana Saat Libur Lebaran dan Wisata
BACA JUGA:Diburu Warganet, Ini 5 Game Penghasil Saldo DANA Tercepat dan Terbukti Membayar
2. Sakit Perut
Sakit perut setelah Lebaran sering dianggap hal biasa karena pola makan berubah drastis. Tapi ada kondisi yang perlu diwaspadai.Jika sakit perut berlangsung lebih dari dua jam, disertai kembung hebat atau muntah berwarna hijau, itu bisa jadi tanda masalah yang lebih serius.Apalagi setelah "balas dendam" makan opor, rendang, dan makanan bersantan lainnya, sistem pencernaan bisa kaget dan bereaksi.
BACA JUGA:Warga Dusun Kepahiang yang Hilang Sudah Ditemukan!
BACA JUGA:Waspadai Titik Rawan Longsor, Satlantas Polres Kepahiang Sediakan Rest Area Lengkap
3. Konstipasi (Sembelit) Akibat Perjalanan Jauh
Selain diare, masalah pencernaan lain yang sering muncul adalah konstipasi atau sembelit.Perjalanan mudik yang panjang, perubahan jadwal buang air besar, hingga kurang minum bisa jadi penyebab utama. Anak biasanya jadi menahan BAB karena tidak nyaman dengan toilet umum.Orang tua perlu waspada jika:
- Anak BAB kurang dari dua kali seminggu
- BAB terasa sakit
- Feses keras dan berukuran besar
Sumber:



