Disway banner

Sudah Lebih dari 15 Hari, Hasil Autopsi GFR Wanita di Kepahiang Tersengat Listrik Belum Keluar?

Sudah Lebih dari 15 Hari, Hasil Autopsi GFR Wanita di Kepahiang Tersengat Listrik Belum Keluar?

Sudah Lebih dari 15 Hari, Hasil Autopsi GFR Wanita di Kepahiang Tersengat Listrik Belum Keluar?--Reka Fitriani

Radarkepahiang.id - Sudah lebih dari 15 hari jenazah GFR (25) warga Desa Batu Bandung, Kecamatan Muara Kemumu diautopsi, hingga saat ini hasil autopsi forensik tersebut belum juga keluar. Kapolres Kepahiang AKBP Yuriko Fernanda, SH S.Ik MH melalui Kasat Reskrim Polres Kepahiang Iptu Bintang Yudha Gama, S.Trk S.Ik mengatakan pihaknya masih menunggu hasil autopsi dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri.

 

Menurut Kasat Reskrim, hasil autopsi adalah hasil penilaian dari dokter yang tidak bisa dipaksa lamanya.

BACA JUGA:Viral! Praktis dan Ciar ke Rekening, Game Penghasil Uang dan Saldo DANA Tercepat

BACA JUGA:Hilal Belum Terlihat, Pemerintah Tetapkan Lebaran Idul Fitri 1447 H pada Sabtu 21 Maret 2026

"Cepat atau lambat hasil autopsi ini ditentukan oleh dokter, jadi kami masih menunggu hasil autopsi terhadap jenazah GFR," jelas Kasat Reskrim.

 

Dia menjelaskan, autopsi ini dilakukan atas permintaan pihak keluarga, dimana autopsi bertujuan utama untuk menentukan penyebab, dan cara kematian melalui pemeriksaan fisik luar dan dalam jenazah. Prosedur ini krusial untuk mengungkap cedera yang tidak terdeteksi, mengumpulkan bukti forensik bagi penegak hukum, serta keperluan lainnya.

BACA JUGA:Resep Opor Telur, Hidangan Lebaran Ekonomis Tetap Nikmat untuk Keluarga

BACA JUGA:Pastikan Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Kapolda Tinjau Posyan Ketupat di Kepahiang

"Permohonan pelaksanaan autopsi ini diusulkan oleh pihak keluarga, jadi kita tunggu saja hasilnya nanti," ujar Kasat Reskrim.

 

Sekedar mengulas, Gita Fitri Ramadani ditemukan tewas pada Rabu 4 Februari 2026 di salah satu perkebunan pepaya di Desa Talang Sawah, Kecamatan Bermani Ilir. Ia diduga meninggal dunia tersengat listrik jerat hama babi, namun kematiannya masih menimbulkan tanda tanya hingga diusulkannya autopsi oleh pihak keluarga.

 

Sumber: